Penelitian ini menguji pengaruh penerapan good corporate governance terhadap harga saham. Good corporate governance yang digunakan adalah kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komisaris independen, komite audit, dan dewan direksi. Harga saham yang digunakan adalah harga saham penutupan pada saaat penyerahan laporan keuangan tahunan pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel 19 perusahaan yang sudah mendaftar dan 19 perusahaan yang belum mendaftar di ojk dari populasi sebesar 149 perusahaam manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga saham dipengaruhi oleh good corporate governance, yaitu dewan direksi. Sedangkan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit tidak berpengaruh secara signifikan. Hasil dari uji Independen T-test menunjukkan bahwa tingkat mekanisme GCG perusahaan manufaktur yang sudah mendaftar di OJK dengan perusahaan manufaktur yang belum mendaftar di OJK tidak terdapat perbedaan yang signifikan, sehingga kualitas mekanisme GCG kedua perusahaan tersebut bisa dikatakan sama saja.Kata kunci: Good corporate governance, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komisaris independen, ukuran dewan direksi, komite audit, harga saham, otoritas jasa keuangan