Penggunaan sistem e-wallet telah meningkat akhir-akhir ini, ternyata masih mempunyai kelemahan dalam sisi keamanan. Penelitian ini menguji faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku pelanggan dan penggunaan yang sebenarnya dari e-wallet. Untuk melakukannya, perspektif dari model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) digunakan. Total 366 responden adalah Mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang yang memiliki pengalaman dalam melakukan pembayaran melalui e-wallet. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan, persepsi kepercayaan, ekspektasi kinerja, kondisi yang memfasilitasi, nilai harga, pengaruh sosial, dan motivasi hedonis berpengaruh positif terhadap niat perilaku untuk menggunakan e-wallet. Selain itu, kebiasaan, niat perilaku, dan kondisi yang memfasilitasi ditemukan berpengaruh positif terhadap penggunaan e-wallet yang sebenarnya. Variabel usia, gender, dan pengalaman ditemukan tidak memiliki efek moderasi pada niat perilaku dan perilaku penggunaan e-wallet. Implikasi penelitian ini adalah untuk memahami faktor yang mempengaruhi minat pengguna terhadap e-wallet melalui teori UTAUT2 dan persepsi kepercayaan yang sesuai dengan fenomena kelemahan sistem keamanan dari e-wallet. Maka dari itu, organisasi dapat menentukan apa yang lebih dihargai oleh pelanggan ketika memutuskan untuk mengadopsi sistem e-wallet. Kata Kunci: Transaksi Nontunai, E-wallet, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology.