Tatalaksana pada pasien thalasemia adalah dengan transfusi darah. Program family empowerment dilakukan dengan tujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan orang tua dalam perawatan anak thalasemia terutama dalam asupan gizi. Pasien thalasemia membutuhkan diet thalasemia berupa pengaturan makronutrien dan mikronutrien. Diet tinggi protein, energi, vitamin B kompleks berkualitas tinggi (terutama asam folat dan vitamin B12), dan seng bermanfaat. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan orang tua dalam perawatan anak thalasemia yaitu program family empowerment. Tujuan: Mengetahui pengaruh program family empowerment terhadap pengetahuan orang tua tentang perawatan anak thalasemia di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment. Pendekatan penelitian menggunakan one group design with pretest- posttest. Sampel penelitian sebanyak 20 orang tua yang mempunyai anak penderita thalasemia yang dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SAP program family empowerment dan kuesioner pengetahuan. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan Paired sample test. Hasil: Pengetahuan responden sebelum mengikuti program family empowerment adalah 3 responden (15%) dengan pengetahuan baik, 12 responden (60%) dengan pengetahuan cukup, dan 5 responden (25%) dengan pengetahuan kurang. Pengetahuan responden sesudah mengikuti program family empowerment adalah 10 responden (50%) dengan pengetahuan baik dan 10 responden lain dengan pengetahuan yang cukup (50%). Hasil Paired sample test diperoleh nilai p- value= 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh program family empowerment terhadap pengetahuan orang tua tentang perawatan anak thalasemia di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.