Agustinaningsih, Wiwik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Student Worksheet Model Learning Cycle 7E to Practice 4C Skills Learners Mumtaza, Nazifa; Agustinaningsih, Wiwik
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 24, No 4 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Students' 4C skills cannot be trained properly because there are no 7E learning cycle model worksheets available on temperature and heat. So students still have difficulty understanding abstract concepts in the material. The aim of this research is to determine students' 4C skills after using the 7E learning cycle model worksheet. The development method used is Research and Development (R&D) with a 4D model (define, design, develop and disseminate). The participants in this research consisted of 2 physics education lecturers and 1 psychology lecturer as validators, as well as 30 class XI MIPA students at MAN 3 Amuntai. The instruments of this research are validity questionnaires, pretest-posttest questions, communication and collaboration self-assessment sheets, and creative thinking observation sheets. 4C skills after using the 7E learning cycle model worksheet, namely critical skills obtained N-gain, namely 0.54% in the "medium" category, creative thinking skills were 60.78% at the first meeting and 62.01% at the second meeting, with the category " quite creative”, communication skills got 78.8% in the “good” category and collaboration skills got 78.2% in the “good” category. Keywords: 4C skills, learning cycle 7e, worksheet Abstrak: Keterampilan 4C peserta didik belum dapat terlatih dengan baik dikarenakan belum tersedianya lembar kerja model learning cycle 7E pada materi suhu dan kalor. Sehingga pserta didik masih kesulitan memahami konsep abstrak pada materi tersebut. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan 4C peserta didik setelah menggunakan lembar kerja model learning cycle 7E. Metode pengembangan yang digunakan adalah Reseacrh and Development (R&D) dengan model 4D (define, design, develop dan disseminate). Partisipan penelitian ini terdiri dari 2 dosen pendidikan fisika dan 1 dosen prikologi sebagai validator, serta 30 peserta didik kelas XI MIPA di MAN 3 Amuntai. Instrumen penelitian ini yakni angket validitas, soal pretest-posttest, lembar penilaian diri komunikasi dan kolaborasi, serta lembar observas berpikir kreatif. keterampilan 4C setelah menggunakan lembar kerja model learning cycle 7E yakni keterampilan kritis memperoleh N-gain yaitu 0,54% kategori “sedang”, keterampilan berpikir kreatif sebesar 60,78% pada pertemuan pertama dan 62,01% pada pertemuan kedua, dengan kategori “cukup kreatif”, keterampilan komunikasi memperoleh 78,8% kategori “baik” dan keterampilan kolaborasi sebesar 78,2% kategori “baik”  Kata kunci: keterampilan 4c, learning cycle 7e, lembar kerja DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v24i4.pp846-858
Pengembangan dan Uji Validitas Serta Reliabilitas Instrumen Angket Kemampuan Sosiosaintifik Pada Evaluasi Pembelajaran Fisika Agustinaningsih, Wiwik; Nurjanah, Aida
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1186

Abstract

Kemampuan sosiosaintifik penting dianalisis karena mencerminkan keterampilan abad 21 yang perlu dikembangkan pada diri siswa. Agar suatu penelitian maupun pembelajaran objektif diperlukan alat ukur valid dan reliabel untuk memastikan bahwa pengukuran kemampuan sosiosaintifik dilakukan secara akurat, konsisten, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan alat ukur kemampuan sosiosaintifik siswa dan diujikan secara ilmiah. Adapun indikator kemampuan tersebut meliputi literasi sains, problem solving, argumentasi, berpikir tingkat tinggi, dan pemahaman isu. Indikator ini diperoleh dari analisis hasil penelitian terdahulu terhadap pembelajaran berbasis sosiosaintifik yang diteliti pengaruhnya terhadap kemampuan akademik peserta didik. Ditetapkanlah 5 kemampuan tersebut sebagai indikator kemampuan sosiosaintifik karena teridentifikasi memiliki pengaruh yang besar dari hasil penelitian. Subjek penelitian ini berjumlah 30 peserta didik kelas XI A SMAN 10 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan adalah angket berisi 10 soal yang masing-masing mewakili 2 soal tiap indikator. Adapun prosedur pengumpulan data yang dilakukan melalui tahapan pengembangan angket Borg and Gall dengan tahapan yang disederhanakan mulai dari studi Pendahuluan dan analisis kebutuhan, perencanaan dan pengembangan, validasi ahli, revisi, ujicoba lapangan untuk menilai validitas dan reliabilitas angket sampai pada produk final berupa angket kemampuan sosiosaintifik yang siap digunakan secara luas. Data angket dianalisis dengan Pearsons Correlation (validitas) dan Cronbach’s Alpha (Reliabilitas). Hasil penelitian diperoleh r hitung setiap butir soal lebih besar dari r tabel sehingga 10 item pernyataan dinyatakan valid. Adapun perhitungan reliabilitas adalah 0,818 yakni lebih besar dari 0,6 artinya instrumen memenuhi kriteria reliabel. Hasil ini mengindikasikan bahwa angket kemampuan sosiosaintifik ini dapat digunakan dalam penelitian serupa untuk evaluasi pembelajaran oleh guru.