Muhammad, Imran
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Pendekatan Problem Posing pada Materi Sifat Koligatif Larutan Muhammad, Imran
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 1 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelemahan dalam memberikan informasi kepada siswa seringkali terjadi pada saat pelaksanaan proses pembelajaran. Seharusnya melalui proses pembelajaran siswa dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan atau sikap baru melalui interaksi dengan informasi dan lingkungan. Penelitian yang berjudul “Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPA1 SMA Negeri 9 Banda Aceh Melalui Penerapan Pendekatan Problem Posing pada Materi Sifat Koligatif Larutan” ini mengangkat masalah apakah melalui penerapan pendekatan problem posing dapat meningkatkan hasil belajar siswa padamateri sifat koligatif larutan, bagaimanakah aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran dan bagaimanakah tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hasil belajar, aktivitas, dan tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Setting penelitian terdiri dari tempat, waktu penelitian dan siklus PTK, yang menjadi subjek penelitian ialah siswa kelas XII IPA1 yang berjumlah 30 siswa. Untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan problem posing tersebut dilakukan observasi terhadap keaktifan siswa dan tanggapan siswa dari angket. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keaktifan siswa sangat baik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dari tes evaluasi awal diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 54 dan ketuntasan kelas 0%, pada hasil ulangan harian siklus pertama nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yaitu 65,5 dan ketuntasan kelas 62,5 %, pada siklus kedua nilai rata-rata kelas 68,34 dan ketuntasan kelas 87,5 %. Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh 91,91% siswa yang memberikan tanggapan positif terhadap pendekatan problem posing. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan di kelas XII IPA1 SMA Negeri 9 Banda Aceh dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa dan sebagian besar siswa merasa senang terhadap pembelajaran melalui pendekatan problem posing pada materi sifat koligatif larutan.
Optimalisasi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Mengungkap Esensi Kurikulum Merdeka Muhammad, Imran
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i4.22202

Abstract

ABSTRACTOptimization of learning the history of Islamic culture involves the application of the philosophy of the Merdeka Curriculum as an innovative approach in the world of education. This philosophy offers freedom and creativity for educators in designing learning, especially in the context of teaching the history of Islamic culture. However, challenges arise in implementing these freedoms without creating inequalities or inconsistencies in the curriculum. Adequate training and support for educators is key to ensuring the effectiveness of the implementation of the Merdeka Curriculum. Optimization of learning should also take into account the differences in availability of resources between educational institutions. Efforts need to be made to address this gap and ensure that the implementation of the Merdeka Curriculum can be equitable and inclusive. Nevertheless, the Merdeka Curriculum can be an effective instrument to create a dynamic, relevant, and stimulating historical learning of Islamic culture and deep understanding and appreciation of Islamic values in student life. With a thoughtful approach, the implementation of the Merdeka Curriculum can make a positive contribution in the formation of student character and a broader understanding of Islamic history and culture. ABSTRAKOptimalisasi pembelajaran sejarah kebudayaan Islam melibatkan penerapan filosofi Kurikulum Merdeka sebagai pendekatan inovatif dalam dunia pendidikan. Filosofi ini menawarkan kebebasan dan kreativitas bagi pendidik dalam merancang pembelajaran, khususnya dalam konteks pengajaran sejarah kebudayaan Islam. Namun, tantangan muncul dalam mengimplementasikan kebebasan ini tanpa menimbulkan ketidaksetaraan atau ketidakkonsistenan dalam kurikulum. Pelatihan dan dukungan yang memadai bagi pendidik menjadi kunci untuk memastikan efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka. Optimalisasi pembelajaran juga harus mempertimbangkan perbedaan ketersediaan sumber daya antar lembaga pendidikan. Upaya perlu dilakukan untuk mengatasi kesenjangan ini dan memastikan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dapat merata dan inklusif. Meskipun demikian, Kurikulum Merdeka dapat menjadi instrumen yang efektif untuk menciptakan pembelajaran sejarah kebudayaan Islam yang dinamis, relevan, dan merangsang pemahaman mendalam serta apresiasi terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan siswa. Dengan pendekatan yang bijaksana, implementasi Kurikulum Merdeka dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter siswa dan pemahaman yang lebih luas terhadap sejarah dan kebudayaan Islam.
Transformasi Pembelajaran Sejarah Islam untuk Generasi Z melalui Konten Digital di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tungkop Aceh Besar Muhammad, Imran
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i4.28495

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using digital content in the learning of Islamic history for Generation Z, who have grown up in the digital age. Generation Z has unique learning characteristics, preferring visual, interactive, and technology-based education. Therefore, this research examines how digital content such as animation videos, educational games, and social media influences students' interest and understanding of Islamic history. The method used is a survey with participants consisting of students from Islamic schools and secondary schools. The results show that the majority of students find Islamic history lessons more engaging and easier to understand when using digital content. Social media and YouTube are the primary platforms used, while animation videos and educational games are the most preferred types of content. The frequency of digital content use in learning is high, with most students using it several times a week. This study concludes that digital content can enhance the effectiveness of Islamic history education and provide a more engaging and relevant learning experience for Generation Z. Therefore, there is a need to integrate social media, animation videos, and infographics into the Islamic history curriculum to increase students' interest and understanding.