This Author published in this journals
All Journal Jurnal Matoa
Bahrum, Sri Meilani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PEMASARAN GULA LONTAR KECAMATAN TAMALATEA KABUPATEN JENEPONTO ,, Hikmah; Tahnur, Muhammad; Bahrum, Sri Meilani
MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN Vol 5, No 10 (2017): MATOA: JURNAL ILMU KEHUTANAN
Publisher : MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran Gula Lontar di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan di mulai dari bulan AgustusĀ  sampai bulan Oktober 2017. Adapun lokasi penelitian di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.Data yang diambil pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Data primer dikumpulkan dengan teknik wawancara, sedangkan data sekunder data-data yang diperoleh dari instansi terkait sebagai data penunjang yang meliputi jumlah penduduk, letak dan keadaan geografis lokasi penelitian.Penelitian ini menggunakan metode snowball sampling, yaitu penelusuran saluran pemasaran gula lontar yang ada di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto mulai dari produsen/petani sampai ke konsumen tingkat akhir berdasarkan informasi yang diberikan oleh produsen.Hasil penelitian yang menunjukkan terdapat tiga saluran pemasaran di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Saluran pemasaran pertama tidak memiliki margin pemasaran karena konsumen langsung membeli produk, dan untuk margin pemasaran saluran kedua yang diterima pedagang pengumpul adalah Rp. 1.000/biji dengan efisiensi pemasaran sebesar 35% dan untuk margin pemasaran saluran ketiga yang diterima adalah sebesar Rp. 1.720/biji dengan efisiensi pemasaran sebesar 53%. Maka yang paling efisien dan ketiga saluran pemasaran gula lontar ini yaitu saluran pemasaran kedua karena memiliki nilai efisiensi paling kecil dan 50%