Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Susu Kedelai (Glycine Max L) Dan Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Kelancaran Asi Pada Ibu Post Partum di UPTD Puskesmas Siompu Kabupaten Buton Selatan Tahun 2023 Natsir, Faridha
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9293

Abstract

Faktor yang dapat mempengaruhi ASI yaitu: frekuensi menyusui, nutrisi ibu menyusui, pijat oksitoksin dan teknik menyusui. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di UPTD Puskesmas Siompu Kabupaten Buton Selatan. Penelitian melibatkan kelompok subjek, satu diberi perlakuan Quasy Eksperiment dengan Two Group Posttest Design. Populasi penelitian semua ibu post partum di UPTD Puskesmas Siompu. sampel yang didapatkan sebanyak 34 orang dimana 17 orang diberikan susu kedelai dan 17 orang diberikan pijat oksitosin dengan pengambilan sampel Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 34 orang yang dijadikan sebagai sampel, responden yang diberikan susu kedelai sebanyak 17 orang (50,0%) dan yang diberikan pijat oksitosin sebanyak 17 orang (50,0%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 34 orang yang dijadikan sebagai sampel, responden yang mengalami kelancaran ASI Post Partum pada kategori cukup sebanyak 23 orang (67,6%) dan kurang sebanyak 11 orang (32,4%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian susu kedelai (glycine max l) dan pijat oksitosin.
Hubungan Paritas Dan Anemia Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) Pada Ibu Bersalin Di RSUD Panembahan Senopati Bantul Natsir, Faridha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1196.269 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i2.562

Abstract

Ketuban pecah dini atau premature rufture of membran (PROM) pecahnya ketuban sebelum adanya tanda persalinan, pecahnya ketuban sebelum adanya inpartu dengan pembukaan pada primipara kurang dari 3 cm dan pada multipara kurang dari 5 cm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dan anemia dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan Retrospektif dengan metode case control, pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat yang mungkin terjadi kemudian diketahui penyebabnya atau variabel dan membandingkan kelompok kasus dan control secara yang diambil secara random sampling. Analisis bivariate yaitu chi square. Hasil analisis didapatkan yang mengalami KPD sebanyak 60 orang (60.0%) sedangkan paritas berisiko 24 orang (40.0%), dan anemia berisiko 26 orang (43.3%), hubungan kejadian anemia dan paritas dengan ketuban pecah dini, hasil uji statistic chi square dalam penelitian ini di peroleh nilai p-value sebesar 0.011 dan 0.001 ( p-value < 0.05) OR 2.765 dan 0.286. Sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dan anemia dengan ketuban pecah dini (KPD) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Diharapkan bagi ibu hamil disarankan untuk secara teratur melakukan pemeriksaan ANC selama kehamilan dan meminum tablet tambah darah secara teratur untuk mencegah komplikasi kehamilan akibat dari anemia yang salah satunya adalah ketuban pecah dini, dan disarankan menikah pada usia reproduktif (20-35 tahun).Â