Rahayu, Renita Silvia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI Rahayu, Renita Silvia
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 2, No 3 (2018): Vol. 2 No. 3 Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.025 KB) | DOI: 10.17977/um025v2i32018p192

Abstract

Kepala sekolah memiliki peran yang strategis dalam mentransformasikan perubahan yang ada di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  ciri implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah, faktor pendukung,  dan penghambat serta solusi di SDN Percobaan 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini; (1) Ciri implementasi kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah; (a) idealisasi pengaruh yaitu menjadi teladan yang baik dan menumbuhkan kebanggaan bagi warga sekolah, (b) motivasi inspirasional yaitu  mampu membangkitkan semangat, memberikan perhatian, serta kepercayaan bagi warga sekolahnya, (c) konsiderasi intelektual yaitu memberi penghargaan diri bagi guru yang kreatif dan memberi kesempatan warga sekolah untuk menyelesaikan masalahnya, (d) stimulasi intelektual yaitu mengikut sertakan guru dan staf dalam pelatihan, dan melakukan supervisi kunjungan kelas. (2) Faktor pendukung yaitu kemampuan guru dan staf dalam melaksanakan tugas, orang tua aktif dalam pendidikan anak, supervisi dari pengawas, dan tes kesehatan peserta didik oleh puskesmas secara berkala (3) Faktor penghambat dan solusi yaitu kurang disiplinya orang tua mengantar dan menjemput siswa, dan terdapat beberapa guru yang terlambat saat datang ke sekolah. Solusinya kepala sekolah memberitahukan kepada orang tua siswa agar mengantar dan menjemput anaknya sesuai dengan jadwal,  kepala Sekolah memberikan contoh langsung berangkat lebih pagi untuk jabat tangan dengan peserta didik, dan melakukan supervisi