Anxiety is part of the defense mechanism. Defense mechanisms are psychological strategies unconsciously used to defend a person from anxiety arising from unacceptable thoughts or feelings. This study found the types of Moses? anxiety and investigate the defense mechanism that Moses employed in reducing his anxiety by employing Freud?s concept as the main theory. The design of this research was qualitative research with content analysis as its approach. As the data, this study employed words including narrations and dialogues that were taken from Exodus Gods and Kings? movie script.This study showed that Moses character experienced three types of anxieties covering neurotic anxiety, moral anxiety, and realistic anxiety. Furthermore, Moses employed five typess of the defense mechanism covering repression, formation, isolation, denial, and aggression. The conclusion of this research considered Moses character experienced neurotic anxiety when he identified a boy that represented as the authority figure who was punishing him. The moral anxiety experienced in four times, overall happened when he felt guilty and realistic anxiety experienced three times because he managed some threats from the outer world. Moreover, all these features of the defense mechanism used to cope with Moses?s anxious feeling. The implication of this research provided another point of view in seeing Exodus: Gods and Kings' movie as the portrayal of the way how people can't suffer anxiety easily because anxious feeling happened from many factors and how people tried to use the defense mechanism to reduce anxiety. Keywords: Anxiety, Defense Mechanism, Psychoanalysis.ABSTRAKKecemasan merupakan bagian dari mekanisme pertahanan. Mekanisme pertahanan adalah strategi psikologis yang secara tidak sadar digunakan untuk melindungi seseorang dari kecemasan yang timbul dari pikiran atau perasaan yang tidak dapat diterima. Studi ini membahas tentang jenis-jenis kecemasan yang dialami oleh Musa dan mekanisme pertahanan yang digunakan Musa dalam mengurangi kecemasannya dengan menggunakan konsep Freud sebagai teori utama. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sebagai data, penelitian ini menggunakan kata-kata termasuk narasi dan dialog yang diambil dari naskah film Exodus: Gods and Kings.Studi ini menunjukkan bahwa karakter Musa mengalami tiga jenis kecemasan yang meliputi kecemasan neurotik, kecemasan moral, dan kecemasan realistis. Selain itu, Musa juga menggunakan lima jenis mekanisme pertahanan yang meliputi represi, formasi, isolasi, penolakan, dan agresi. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini bahwa karakter Musa mengalami kecemasan neurotik ketika dia melihat seorang anak laki-laki yang diwakili sebagai tokoh otoritas yang menghukumnya. Kecemasan moral dialami empat kali, secara keseluruhan terjadi ketika dia merasa bersalah tentang situasi dan kecemasan realistis yang dialami tiga kali oleh karakter Musa karena dia mendapat beberapa ancaman dari dunia luar. Selain itu, semua fitur mekanisme pertahanan ini digunakan untuk mengatasi perasaan cemas yang dialami Musa. Implikasi dari penelitian ini memberikan pandangan lain dalam melihat film Exodus: Gods and Kings sebagai penggambaran bahwa setiap orang tidak dapat mengalami kecemasan dengan mudah, karena perasaan cemas terjadi karena banyak faktor dan bagaimana orang mencoba menggunakan mekanisme pertahanan untuk mengurangi kecemasan tersebut.Kata Kunci: Kecemasan, Mekanisme Pertahanan, Psikoanalisis