Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Informasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah Studi Kasus STMIK Primakara Soplantila, Joshael Junior; Wijaya, I Nyoman Yudi Anggara; Permana, Putu Trisna Hady
Jurnal Informatika Vol 12, No 1 (2024): INFORMATIKA
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/informatika.v12i1.5505

Abstract

Diploma Companion Certificate (SKPI) is a collection of student data that must be owned before graduating from university, in this letter various academic skills (soft skills) and non-academic skills (hard skills) are listed. Each university has the goal of creating the best graduates in certain fields so that they can become a benchmark for companies in recruiting their graduates. This SKPI is issued to complete the Diploma and Academic Transcripts. And is proof of having completed a certain level of education, and a transcript of a list of grades, achievements during lectures. SKPI describes the skills needed as prerequisites to compete in the world of work which can be seen from their academic background. The legal basis is the Regulation of the Minister of Education and Culture (Permendikbud) Number 81 of 2014 concerning Diplomas, Competency Certificates, and Higher Education Professional Certificates. In making this SKPI it can be said that it has not worked well because it has several weaknesses such as collecting data for each student in his achievements during the study process, therefore designing and building an information system to facilitate the performance of making this SKPI is needed. In designing the system build using the 4D learning device development method (define (definition), design (design), develop (development), disseminate (dissemination).
IMPLEMENTASI IOT UNTUK SISTEM ABSENSI CERDAS BERBASIS WEBSITE PADA LPD DESA PAKRAMAN TENGKULAK KELOD Palguna, Kadek Angga; Putra , Made Adi Paramartha; Permana, Putu Trisna Hady
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 1 (2026): EDISI 27
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i1.6801

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro memainkan peranan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat dan pemberdayaan usaha kecil, salah satunya adalah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang berkontribusi besar dalam pembangunan ekonomi pedesaan. LPD Desa Pakraman Tengkulak Kelod menghadapi kendala dalam penerapan sistem absensi manual yang kurang efisien dan sulit dipantau secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem absensi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan teknologi RFID dan ESP32-CAM. Sistem ini dirancang untuk mengidentifikasi kehadiran karyawan secara otomatis, merekam data melalui Firebase, serta menyediakan akses dan pemantauan melalui website oleh admin. RFID digunakan sebagai alat identifikasi, sementara ESP32-CAM memungkinkan pengambilan gambar real-time. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan dan dapat menjadi solusi yang tepat bagi LPD dalam mempermudah proses absensi. Diharapkan sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan diadaptasi oleh lembaga serupa sesuai dengan kebutuhan operasional masing-masing.