Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membangun Ekonomi Sirkular Melalui Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Cipameungpeuk Yusuf, Yusfita; Arifin, Arifin; Helmiawan, Muhammad Agreindra; Sutisna, Rony Hidayat; Nugraha, Novan Bayu
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v7i1.1929

Abstract

Permasalahan prioritas berdasarkan temuan tim setelah melakukan observasi dalam kegiatan pengabdian ini adalah mengubah mindset masyarakat dalam mengelola sampah. Selama ini paradigma masyarakat dalam mengelola sampah masih sangat konvensional/kuno “KUMPUL – ANGKUT – BUANG”. Paradigm ini, mengakibatkan tumpukan sampah. Permasalahan selanjutnya dalam pengabdian ini adalah revitalisasi Bank Sampah Unit. Selain itu, Selain permasalahan terkait sampah, KK miskin ekstrim di Kelurahan Cipameungpeuk juga sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya program pembinaan yang dapat mengatasi ketiga permasalahan tersebut. Adapun, program yang dipilih adalah membangun ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengubah mindset masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi “PILAH - KUMPUL - JUAL”, terbentuknya kepengurusan baru dan terbangunnya ekonomi sirkular. Metode yang digunakan pada program pengabdian ini adalah gabungan dari metode pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari program pengabdian ini adalah kesadaran masyarakat yang meningkat dalam pengelolaan sampah, terbentuknya pengurus baru Bank Sampah Unit Wahana Lestari, terdapat berbagai inovasi dari masyarakat dalam memanfaatkan sampah yang secara langsung program ini meningkatkan pendapatan masyarakat Kelurahan Cipameungpeuk. Program ini tidak hanya selesai selama 4 bulan, tetapi dilakukan pendampingan secara berkelanjutan
Membangun Ekonomi Sirkular Melalui Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Cipameungpeuk Yusuf, Yusfita; Arifin, Arifin; Helmiawan, Muhammad Agreindra; Sutisna, Rony Hidayat; Nugraha, Novan Bayu
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v7i1.1929

Abstract

Permasalahan prioritas berdasarkan temuan tim setelah melakukan observasi dalam kegiatan pengabdian ini adalah mengubah mindset masyarakat dalam mengelola sampah. Selama ini paradigma masyarakat dalam mengelola sampah masih sangat konvensional/kuno “KUMPUL – ANGKUT – BUANG”. Paradigm ini, mengakibatkan tumpukan sampah. Permasalahan selanjutnya dalam pengabdian ini adalah revitalisasi Bank Sampah Unit. Selain itu, Selain permasalahan terkait sampah, KK miskin ekstrim di Kelurahan Cipameungpeuk juga sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya program pembinaan yang dapat mengatasi ketiga permasalahan tersebut. Adapun, program yang dipilih adalah membangun ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengubah mindset masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi “PILAH - KUMPUL - JUAL”, terbentuknya kepengurusan baru dan terbangunnya ekonomi sirkular. Metode yang digunakan pada program pengabdian ini adalah gabungan dari metode pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari program pengabdian ini adalah kesadaran masyarakat yang meningkat dalam pengelolaan sampah, terbentuknya pengurus baru Bank Sampah Unit Wahana Lestari, terdapat berbagai inovasi dari masyarakat dalam memanfaatkan sampah yang secara langsung program ini meningkatkan pendapatan masyarakat Kelurahan Cipameungpeuk. Program ini tidak hanya selesai selama 4 bulan, tetapi dilakukan pendampingan secara berkelanjutan
Program Penyuluhan Kenali Stunting Sejak Dini Melalui Penggunaan Media Pamflet Anggraeni, Poppy; Yusuf, Yusfita; Nugraha, Novan Bayu
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23173

Abstract

Program penyuluhan mengenai stunting sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang yang memiliki proporsi balita stunting mencapai 24, 63%. Metode yag digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melalui lima tahap, yaitu tahap persiapan, observasi, analisis, implementasi dan evaluasi. Hasil analisis pengetahuan awal masyarakat mengenai stunting berada pada kategori cukup baik (69,5%). Program penyuluhan stunting menggunakan pamflet ini dilakukan di lima dusun di desa Cikareo Selatan dengan jumlah peserta mencapai 248 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai stunting meningkat, dan peran serta tim dosen dan mahasiswa KKN UNSAP, kader posyandu, bidan desa, dokter, petugas puskesmas dan unsur TNI (Babinsa) dengan masyarakat setempat sudah dapat berkolaborasi dengan baik dalam upaya penurunan stunting.
Implementasi Pendidikan Panca Waluya dalam Keluarga Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Emas pada Tahun 2045 Yusuf, Yusfita; Asmara, Andes Safrandes; Nugraha, Novan Bayu; Riswandiah, Ekky
Journal of Empowerment Community Vol 8 No 2 (2026): Oktober 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v8i2.2628

Abstract

Character education based on local noble values is key in forming a superior generation. Panca Waluya is a character education concept based on Sundanese local wisdom that includes five main values: Cageur (healthy), Bageur (good), Bener (correct), Pinter (intelligent), and Singer (skilled). This concept can be applied in families as a foundation for children's character formation. The background of this community service focuses on the importance of implementing Panca Waluya education in families to create a quality generation, capable of facing global challenges in the future, especially in realizing the Golden Generation of 2045. The methods used in this community service include counseling, training, and group discussions with parents on how to instill Panca Waluya values in everyday life. The results of this community service show that the parents involved are beginning to understand and apply the principles of Panca Waluya in their parenting patterns and improved quality relationships within the family and character. Strengthening Panca Waluya education in the family environment is believed to be a strategic step towards realizing Indonesia's Golden Generation in 2045.