Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Keragaman Geologi Kerucut Sinder Gunung Slamet Sebagai Objek Geowisata Z, Agustina Djafar; Nurlathifah, Wilda Aini
Bulletin of Scientific Contribution Vol 18, No 1 (2020): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.638 KB) | DOI: 10.24198/bsc.v18i1.26154

Abstract

Gunung Slamet sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah merupakan stratovolcano yang telah mengalami beberapa kali erupsi. Secara administratif Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Tubuh vulkanik Gunung Slamet merupakan hasil dari dua fase vulkanisme yang saling tumpang tindih, yaitu Gunung Slamet Tua dan Gunung Slamet Muda. Produk gunungapi  Slamet Tua melampar di bagian barat, sedangkan produk gunungapi Slamet Muda tersebar di bagian timur. Salah satu produk vulkanisme Slamet Muda adalah dijumpainya puluhan kerucut sinder yang tersebar baik secara berkelompok maupun berdiri sendiri (soliter) di lereng timur Gunung Slamet. Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengidentifikasi keragaman geologi dari beberapa kerucut sinder yang terdapat di lereng timur Gunung Slamet sebagai warisan geologi, dan selanjutnya direkomendasikan sebagai objek wisata berbasis edukasi geologi (geowisata). Metode pengidentifikasian dilakukan berdasarkan “Standar teknis inventarisasi keragaman geologi dan Petunjuk Teknis Asesmen Sumberdaya Geologi” yang dikeluarkan oleh Pusat Survei Geologi (2017). Dari hasil pengamatan Citra TerraSAR dan pengambilan data di lapangan, kerucut sinder di lereng timur Gunung Slamet berjumlah 37 buah, dimana morfologi kerucut sinder tersebut memiliki nilai warisan geologi tinggi karena mengandung rekaman ilmiah, tatanan geologi atau bentangalam yang spesifik, yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian, pendidikan, pemahaman alam dan konservasi. Untuk memudahkan penilaian secara kualitatif potensi suatu keragaman geologi sebagai situs warisan geologi, dipilih 3 kerucut sinder yang dianggap mewakili dan memiliki keragaman tersendiri (keragaman bentang alam dan batuan), yaitu kerucut sinder Bukit Lompong, Bukit Siremeng, dan Bukit Batusanggar. Dari hasil pembobotan nilai tersebut maka kerucut sinder di lereng timur Gunung Slamet memiliki penilaian scientific “Sedang”.Kata kunci: Slamet Tua, Slamet Muda, lereng timur, kerucut sinder, geowisata.