Angela, Michelle
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada perusahaan perdagangan eceran yang terdaftar di BEI periode 2015-2020 Angela, Michelle; Jumono, Sapto
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 3 (2022): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/fairvalue.v5i3.2474

Abstract

This study aims to determine the factors that affect the capital structure of retail trade sub-sector service companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015-2020 period by using purposive sampling as a sampling technique. This research method uses associative research using a quantitative method.. The sample used in this study was 15 companies with a total of 360 observations made for 6 years (quarters). The data analysis method used in this study is panel data regression which combines cross-section and time series data. The results of this study indicate that simultaneously the ROE, CR, AS, SIZE, GSTY, and DUMMY influence the capital structure (long-term debt to equity). The results in this study indicate that ROE, AS, SIZE, and DUMMY partially have a significant positive effect on capital structure (long-term debt to equity). Meanwhile, CR partially has a significant negative influence on capital structure (long-term debt to equity). And for the GSTY variable in this study, the results showed no effect on the capital structure (long-term debt to equity).
PENGARUH SOCIAL MEDIA INFORMATION SHARING TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION DI KALANGAN GENERASI Z: STUDI KASUS PADA AVOSKIN Angela, Michelle; Tandijaya, Trixie Nova Bella
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 19 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.19.2.134-148

Abstract

Generasi Z menunjukkan peningkatan minat terhadap produk ramah lingkungan, namun belum banyak penelitian yang secara spesifik meneliti pengaruh Social Media Information Sharing terhadap Green Purchase Intention pada produk lokal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Social Media Information Sharing terhadap Green Purchase Intention, dengan Perceived Green Value sebagai variabel yang memediasi, dalam konteks produk skincare Avoskin. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan metode survei terhadap 148 responden Generasi Z yang pernah membeli produk Avoskin. Data didapatkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berlandaskan Partial Least Square (PLS). Hasil menunjukkan bahwa Social Media Information Sharing berpengaruh positif terhadap Perceived Green Value dan Green Purchase Intention. Selain itu, Perceived Green Value juga berpengaruh positif terhadap Green Purchase Intention, serta memediasi hubungan antara Social Media Information Sharing dan Green Purchase Intention secara parsial. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pelaku industri skincare, khususnya dalam merancang strategi komunikasi yang ramah lingkungan dan relevan di media sosial. Penelitian ini adalah salah satu studi awal yang menganalisis hubungan variabel tersebut secara spesifik pada produk lokal ramah lingkungan, yaitu Avoskin, di kalangan Generasi Z.
Faktor-faktor yang memengaruhi firm performance: Peran SCF dan leverage Angela, Michelle; Arifin, Agus Zainul
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v10i1.37228

Abstract

Firm performance provides an overview of the extent to which a company has achieved its organizational goals. This study aims to examine the effect of supply chain finance (SCF) and leverage on firm performance in fast-moving consumer goods (FMCG) companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020-2024 period. This research also seeks to understand how companies were able to maintain financial stability during the Covid-19 pandemic, which worsened corporate financial conditions. The theoretical framework employed in this study is based on the Resource-Based View (RBV), which explains the role of SCF in creating valuable, rare, and hard-to-imitate competitive advantages through efficient resource management. Additionally, the Trade-Off Theory emphasizes the importance of balancing the tax benefits of debt with the potential risks of financial distress, while the Pecking Order Theory explains the hierarchy of financing preferences, particularly the use of debt to enhance firm performance. This study utilizes 195 observations obtained from 39 companies over five years. The analytical method applied is multiple panel data regression using EViews 10.0 software for data processing. The results indicate that supply chain finance (SCF) and leverage have a negative effect on firm performance among FMCG companies listed on the IDX. These findings are expected to provide practical implications for corporate management in optimizing financing strategies and capital management to improve profitability and firm value in the future. Firm performance atau kinerja perusahaan memberikan gambaran mengenai sejauh perusahaan telah mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh supply chain finance dan leverage terhadap firm performance pada perusahaan fast-moving consumer goods (FMCG) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Penelitian ini ingin melihat bagaimana perusahaan dapat bertahan dalam keadaan pandemi Covid-19 yang memperburuk kondisi keuangan perusahaan. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan Resource Based View (RBV) yang menjelaskan peran dari SCF untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang bernilai, langka, dan sulit ditiru melalui pengelolaan sumber daya perusahaan yang efisien serta Trade-off Theory yang menekankan pentingnya keseimbangan antara manfaat pajak dari utang serta risiko kebangkrutan dan Pecking Order Theory untuk menjelaskan penggunaan sumber pendanaan, terutama dalam penggunaan utang dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Penelitian ini menggunakan 195 observasi yang diperoleh dari 39 perusahaan selama 5 tahun. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 10.0 untuk pengolahan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa supply chain finance (SCF) dan leverage berpengaruh negatif terhadap firm performance pada perusahaan fast-moving consumer goods yang terdaftar dalam BEI di Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam mengoptimalkan strategi pembiayaan dan pengelolaan modal untuk meningkatkan profitabilitas serta nilai perusahaan di masa mendatang.