Hesti, Feri
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS XI MIA 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKANBARU Hesti, Feri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.974 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.419

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aktivitas dan hasil belajar. Penilaian hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai matematika peserta didik dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang sering tampak dalam proses pembelajaran matematika yaitu rendahnya aktivitas kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. Rendahnya aktivitas kemampuan ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Pada Materi Barisan Dan Deret Kelas XI MIA 3 Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Refleksi digunakan sebagai dasar perbaikan perencanaan pada pertemuan berikutnya. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi dan tes hasil belajar setiap pertemuan pada siklus I dan siklus II. Data diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori kurang pada siklus pertama menjadi kategori baik pada siklus kedua. Hasil belajar peserta didik yang tuntas pencapaian KKM pada siklus I hanya 20 orang peserta didik (66,7%), pada siklus II meningkat menjadi 26 orang peserta didik (86,7%). Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas XI MIA 3 pada materi barisan dan deret.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) MATERI PELUANG KELAS XII MIA 2 SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKANBARU Hesti, Feri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.668 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.457

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aktivitas dan hasil belajar. Penilaian hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai matematika peserta didik dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang sering tampak dalam proses pembelajaran matematika yaitu rendahnya aktivitas kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. Rendahnya aktivitas kemampuan ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) materi peluang kelas XII MIA 2 semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Refleksi digunakan sebagai dasar perbaikan perencanaan pada pertemuan berikutnya. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi dan tes hasil belajar setiap pertemuan pada siklus I dan siklus II. Data diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori kurang pada siklus pertama menjadi kategori baik pada siklus kedua. Hasil belajar peserta didik yang tuntas pencapaian KKM pada siklus I hanya 14 orang peserta didik (45,16%), pada siklus II meningkat menjadi 28 orang peserta didik (90,32%). Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIA 2 pada materi peluang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS XI MIA 3 SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKANBARU Hesti, Feri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.419

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aktivitas dan hasil belajar. Penilaian hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai matematika peserta didik dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang sering tampak dalam proses pembelajaran matematika yaitu rendahnya aktivitas kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. Rendahnya aktivitas kemampuan ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Pada Materi Barisan Dan Deret Kelas XI MIA 3 Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Refleksi digunakan sebagai dasar perbaikan perencanaan pada pertemuan berikutnya. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi dan tes hasil belajar setiap pertemuan pada siklus I dan siklus II. Data diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori kurang pada siklus pertama menjadi kategori baik pada siklus kedua. Hasil belajar peserta didik yang tuntas pencapaian KKM pada siklus I hanya 20 orang peserta didik (66,7%), pada siklus II meningkat menjadi 26 orang peserta didik (86,7%). Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas XI MIA 3 pada materi barisan dan deret.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) MATERI PELUANG KELAS XII MIA 2 SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKANBARU Hesti, Feri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.457

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aktivitas dan hasil belajar. Penilaian hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai matematika peserta didik dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang sering tampak dalam proses pembelajaran matematika yaitu rendahnya aktivitas kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. Rendahnya aktivitas kemampuan ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) materi peluang kelas XII MIA 2 semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Refleksi digunakan sebagai dasar perbaikan perencanaan pada pertemuan berikutnya. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi dan tes hasil belajar setiap pertemuan pada siklus I dan siklus II. Data diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori kurang pada siklus pertama menjadi kategori baik pada siklus kedua. Hasil belajar peserta didik yang tuntas pencapaian KKM pada siklus I hanya 14 orang peserta didik (45,16%), pada siklus II meningkat menjadi 28 orang peserta didik (90,32%). Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas XII MIA 2 pada materi peluang.
Peningkatan Pemahaman Konsep dan Kemampuan Komunikasi Matematika Melalui Strategi Pembelajaran Think – Talk – Write ( TTW ) di Kelas XI IPA 4 MAN 1 Pekanbaru Hesti, Feri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika selama ini cenderung berlangsung mekanistik. Guru langsung mengajarkan algoritma kepada peserta didik, memberikan contoh soal dan meminta peserta didik menyelesaikan soal-soal yang mirip dengan yang diberikan guru. Kondisi ini menyebabkan peserta didik hanya mengetahui cara menyelesaikan soal tanpa memahami konsep matematika yang dipelajari. Selama proses pembelajaran peserta didik cenderung pasif dan pembelajaran terpusat kepada guru sehingga menyebabkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik rendah. Peserta didik cenderung hanya menonjol dalam menghafal konsep matematika, tetapi lemah dalam hal pemecahan masalah, penalaran dan kemampuan komunikasi secara matematis. Salah satu pendekatan pembelajaran matematika yang potensial untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik adalah pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write (TTW). Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 orang peserta didik yang berada di kelas XI IPA 4 MAN I Pekanbaru. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi, kuis, tes hasil belajar dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis data pada siklus pertama dan kedua menunjukan aktivitas dan hasil belajar peserta didik meningkat. Hal ini ditunjukan adanya peningkatan kemampuan Pemahaman Konsep matematika dari 36,0 % pada siklus pertama menjadi 71,4 % pada siklus kedua. Kemampuan komunikasi matematika meningkat dari 40,0% pada siklus pertama menjadi 78,6 % pada siklus kedua. Berdasarkan hasil ini disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write (TTW). dapat meningkatkan aktivitas, kemampuan pemahan konsep dan kemampuan matematika peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas X IPA TI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru Hesti, Feri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i1.12254

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aktivitas dan hasil belajar . Penilaian hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai matematika peserta didik dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang sering tampak dalam proses pembelajaran matematika yaitu rendahnya aktivitas kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik. Rendahnya aktivitas kemampuan ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas X IPA TI Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Refleksi digunakan sebagai dasar perbaikan perencanaan pada pertemuan berikutnya. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi dan tes hasil belajar setiap pertemuan pada siklus I dan siklus II. Data diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan aktivitas peserta didik dari kategori kurang pada siklus pertama menjadi kategori baik pada siklus kedua. Hasil belajar peserta didik yang tuntas pencapaian KKM pada siklus I hanya 14 orang peserta didik (43,75%), pada siklus II meningkat menjadi 29 orang peserta didik (90,63%). Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapkan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas X IPA TI pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers.