Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE INFLUENCE OF GROUP CONFORMITY TO BEHAVIOR DEVIATE STUDENT Zaman, Khosim Nur
Bisma The Journal of Counseling Vol 4, No 1 (2020): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v4i1.24187

Abstract

Some problems that occur in students related to conformity or join in related to the influence of groups or other parties, conformity related to high risk relationships, such as deviating and discussing the law, this research seeks to find an acceptable fix in a group that is categorized as an appropriate action (part of it). the purpose of this study is to determine the relationship of group conformity to the distorted discussion of students looking at the forms of group conformity in students, how to deviate obtained from conformity including bullying, extortion, smoking, beating and canceled cheating during exams, this study uses quantitative research methods in terms of the level of explanation, this study also uses associative forms of causal relations with other objectives to apply the process of confrement to group variables. There are independent and variable variables el in this study are: 1) group conformity 2) deviant motivation, data collection techniques using questionnaires, data collection methods are done by giving separate questions, or asking for help, respondents respond, loosen in the form of data, data analysis of this study is a technique simple linear regression analysis with the help of the SPSS program. based on the results of the analysis of data techniques with the simple linear regression analysis method the conformity to complaints contributes to 0.069 at the significance level (p <0.05). between group conformity to deviate, in other words the hypothesis is accepted
PENGARUH TINGKAT KONFORMITAS KELOMPOK TERHADAP TINGKAT PERILAKU MENYIMPANG zaman, khosim nur
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.7530.2023

Abstract

Beberapa kasus kekerasan yang terjadi kalangan mahasiswa erat hubungannya dengan perilaku konformitas atau ikut-ikutan yang disebabkan oleh pengaruh kelompok atau pihak lain,konformitas dikaitkan dengan sejumlah tindakan beresiko tinggi,seperti perilaku menyimpang dan melanggar hukum,perilaku ini disebabkan karena ingin mendapatkan reaksi yang baik agar bisa diterima dalam sebuah kelompok yang  dikategorikan sebagai tindakan yang conform (ikut-ikutan) .tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konformitas kelompok terhadap perilaku menyimpang mahasiswa dilihat dari bentuk-bentuk konformitas kelompok di kalangan mahasiswa,perilaku menyimpang yang diakibatkan dari konformitas antara lain bullying, pemerasan ,merokok, pemukulan dan pelanggaran mencontek saat ujian, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif ditinjau dari tingkat ekplanasi,penelitian ini juga menggunakan asosiatif dengan bentuk hubungan kausal tujuan lain untuk mengaplikasikan proses konfromitas kelompok.Terdapat variabel bebas dan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu :1) konformitas keompok 2) perilaku menyimpang,teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner metode pengambialan data dilakukan dengan memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden dilampirkan dalam bentuk data,analisis data dari penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS.berdasarkan hasil teknik analisis data dengan metode analisis regresi linier sederhana konformitas keompok terhadap perilaku menyimpang menghasilkan kontribusi sebesar 0,069 pada taraf signifikasi (p<0,05).hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa ada pengaruh signifikasi antara konformitas kelompok terhadap perilaku menyimpang,dengan kata lain hipotesis diterima.