astiti, anin
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

SUNDRAWING SEBAGAI TEKNIK EKSPERIMENTASI FOTOGRAFI astiti, anin
Acintya Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.126 KB) | DOI: 10.33153/acy.v11i2.2752

Abstract

AbstractThe sundrawing technique has been done by artists or photographers in photography in the 19th century. In the following years, they did something related to the making of photography. The practicality can be synergized with the standards in this study so that the tools used to make photograms can be done outdoors, using sunlight. For this reason, the process of making these tools is a process, which will be described in the inovated method.The sundrawing technique is a technique of exposing paper or light sensitive media using sunlight. Sundrawing in this case the author uses to realize a photogram that can be done outside the dark room, by utilizing sunlight, so it will be like the shooting process with conventional cameras in general. The main thing that must be done is to make a device in the form of a photogram camera which is then equipped with a lightproof bag / changing bag that is useful for removing paper from a photogram camera. By using the changing bag, there is no need for a dark room to enter and replace paper in the photogram camera.Keywords: sundrawing, experimentation, sun, photogram. 
HAND-COLOURING PADA MULTIPLE EXPOSURE PHOTOGRAM astiti, anin
Acintya Vol. 13 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v13i1.3845

Abstract

Abstrak Teknik hand-colouring merupakan sebuah teknik pewarnaan pada permukaan kertas foto yang dilakukan secara manual. Hand- colouring merupakan pewarnaan yang sudah dilakukan sejak sebelum ada fotografi warna, yang berguna untuk memberikan efek atau dramatisasi pada sebuah foto. Dari sisi metode, material pewarnanya serta pengetahuan pewarnaannya, teknik hand-colouring secara manual manjadi hal yang lebih menarik bila dibicarakan melalui konteks seni dan berkesenian, terlebih teknik tersebut telah lama digantikan oleh teknik pewarnaan secara digital.Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa penulis akan menampilkan kembali teknik hand-colouring yang dilakukan secara manual menggunakan alat pewarna dan memiliki efek warna khas dan menjadi sesuatu yang unik dan menarik bila dimunculkan di masa kini, di mana kesan masa lalu menjadi kekuatan utama pada tampilan visual nantinya. Hand-colouring dalam penelitian kali ini akan dimunculkan pada karya multiple exposure photogram yang juga memiliki nilai estetis dan esensi fotografi yang sesungguhnya.Multiple exposure dalam karya photogram, menjadi teknik sajian dalam menampilkan imaji foto, yang merupakan sebuah teknik yang menjadi fokus penulis sejak tahun 2016. Dengan segala kerumitan dan kesulitan yang sering dihadapai saat mencipta karya, ditemukan photogram memiliki potensi besar untuk dapat dieksplorasi lebih dalam lagi. Perlu diketahui bahwa photogram merupakan sebuah teknik eksplorasi yang dilakukan di kamar gelap, yang membutuhkan kesabaran, ketelatenan di samping pengetahuan teknis secara mendasar yang harus dikuasai. Photogram tidak hanya berkaitan dengan bayangan yang dihasilkan, namun juga berkaitan dengan bagaimana teknik tersebut dapat dieksplorasi dan dilakukan eksperimentasi yang pada akhirnya akan memperkaya dan memperkuat penguasaan teknik yang sudah penulis miliki hingga saat ini.Kata kunci: hand-colouring, photogram, multiple exposure
ASPEK TATA KELOLA CAHAYA UNTUK MEMPENGARUHI EFEK VISUAL FOTOGRAM Astiti, Anin; Pratmajaya, Purwastya Luluk; Setiawan, Agus Heru
Acintya Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i2.4546

Abstract

ABSTRACTThis research is a follow-up study that the author has carried out since 2016 in the form of artistic creation, as well as applied research. Carrying a big theme, namely photograms in which each research/creation is developed or deepened so that new innovations will always appear.The author hopes that with this research entitled Aspects of Light Management to Affect the Visual Effects of Photograms, the author can present a finding in the form of ways to determine certain lighting to get a certain effect on the photogram technique, which can make a contribution to the world of photography which is growing rapidly in the world. in the realm of art today.With this research, several outputs in the form of journal articles and seminar presentations of the results will provide a novelty in the theme of the photogram that the author has adopted so that what the author has done several years before has sustainability and can be useful for everyone, especially those related to photography.Keyword: governance, photograms, lighting. ABSTRAKPenelitian kali ini merupakan sebuah studi lanjutan yang penulis telah lakukan sejak tahun 2016 dalam bentuk penciptaan artistik, maupun penelitian terapan. Mengusung sebuah tema besar yakni fotogram yang pada setiap penelitian/ penciptaan dilakukan mengembangan ataupun pendalaman sehingga akan muncul kebaruan-kebaruan yang selalu berkelanjutan.Penulis berharap dengan penelitian berjudul Aspek Tata Kelola Cahaya untuk Mempengaruhi Efek Visual Fotogram ini, penulis dapat menghadirkan sebuah temuan hasil berupa cara-cara menentukan pencahayaan tertentu untuk mendapatkansuatu efek tertentu pada teknik fotogram, yang dapat memberikan sebuah kontribusi bagi dunia fotografi yang semakin berkembang pesat di dalam ranah berkesenian saat ini.Dengan penelitian ini, beberapa luaran berupa artikel jurnal serta presentasi seminar hasil akan memberikan sebuah kebaruan dalam tema fotogram yang penulis angkat sehingga apa yang telah penulis lakukan beberapa tahun sebelumnya memiliki keberlanjutan serta dapat bermanfaat bagi semua orang terutama yang berkaitan dengan fotografi. Kata kunci: tata kelola, fotogram, pencahayaan.
Pesan Dalam Foto Brassai Berjudul Bijou Of The Montmatre Cabarets Astiti, Anin
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 2 No. 2 (2011)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.095 KB) | DOI: 10.33153/capture.v2i2.557

Abstract

Brassai works titled "Bijou" of the Montmartre cabarets is very interesting theory revealed by semiotics. The photo is one of the works in the project Brassai Paris by Night is doing to document Paris at night. On the work found several signs that can be described with particular semiotic theory of semiotics Barthes. "Bijou" of the Montmartre cabarets is a representation of the nightlife in Paris which is illustrated by the figure of an old woman who works as an entertainer with a background in a nightclub atmosphere. The visual expression achieved with the proper use of photographic techniques by Barthes either through the use of natural light and a standard lens. Key words: photography, sign, semiotica
Fotografi Urban Landscape Dengan Objek Hiburan Alternatif Di Yogyakarta Astiti, Anin
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 3 No. 1 (2011)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1639.233 KB) | DOI: 10.33153/capture.v3i1.633

Abstract

Nowadays urban landscape has been in the talks of the people. Basically, urban landscapephotography is not a novelty, because it has similarity in the techniques with streetphotography. The urban landscape photography captures object and moment in thescope of a cityscape or urban life. The street photography technique is considered as asimple method to capture all that happens within an urban setting. With using alternativeentertainment as objects in the urban landscape photography, the photographer triesto express simplicity that is felt spontaneous but carry information or messages for theaudiences. Other sides of urban life in the big city have so many interesting things thatcan be expressed using photography.
Analisis Foto Soerakarta Walking Tour Rute Kampung Laweyan Menggunakan Teori Gestalt Azizah Nurtiara, Asma'; Rizqi Ananda, Nasywa; Astiti, Anin; Pratmajaya Adi Lukistyawan, Purwastya
Sanggitarupa Vol. 5 No. 1 (2025): Sanggitarupa
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sanggitarupa.v5i1.6837

Abstract

Abstrak Fotografi berperan penting dalam mendokumentasikan dan menyampaikan narasi visual suatu tempat. Kampung Laweyan di Surakarta, sebagai situs budaya dan pariwisata, memiliki kekayaan visual yang dapat dieksplorasi melalui prinsip-prinsip teori Gestalt. Penelitian ini menganalisis elemen visual dari foto-foto Kampung Laweyan dengan menggunakan pendekatan teori Gestalt, meliputi prinsip kedekatan, kesamaan, kontinuitas, penutupan, serta figur dan latar. Studi ini menunjukkan bagaimana penerapan teori Gestalt dalam fotografi dapat memperkuat persepsi visual, memaksimalkan daya tarik estetika, dan menyampaikan pesan budaya secara efektif. Kata Kunci: Fotografi, Walking Tour, Solo, Teori Gestalt
SUNDRAWING SEBAGAI TEKNIK EKSPERIMENTASI FOTOGRAFI astiti, anin
Acintya Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v11i2.2752

Abstract

AbstractThe sundrawing technique has been done by artists or photographers in photography in the 19th century. In the following years, they did something related to the making of photography. The practicality can be synergized with the standards in this study so that the tools used to make photograms can be done outdoors, using sunlight. For this reason, the process of making these tools is a process, which will be described in the inovated method.The sundrawing technique is a technique of exposing paper or light sensitive media using sunlight. Sundrawing in this case the author uses to realize a photogram that can be done outside the dark room, by utilizing sunlight, so it will be like the shooting process with conventional cameras in general. The main thing that must be done is to make a device in the form of a photogram camera which is then equipped with a lightproof bag / changing bag that is useful for removing paper from a photogram camera. By using the changing bag, there is no need for a dark room to enter and replace paper in the photogram camera.Keywords: sundrawing, experimentation, sun, photogram. 
HAND-COLOURING PADA MULTIPLE EXPOSURE PHOTOGRAM astiti, anin
Acintya Vol. 13 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v13i1.3845

Abstract

Abstrak Teknik hand-colouring merupakan sebuah teknik pewarnaan pada permukaan kertas foto yang dilakukan secara manual. Hand- colouring merupakan pewarnaan yang sudah dilakukan sejak sebelum ada fotografi warna, yang berguna untuk memberikan efek atau dramatisasi pada sebuah foto. Dari sisi metode, material pewarnanya serta pengetahuan pewarnaannya, teknik hand-colouring secara manual manjadi hal yang lebih menarik bila dibicarakan melalui konteks seni dan berkesenian, terlebih teknik tersebut telah lama digantikan oleh teknik pewarnaan secara digital.Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa penulis akan menampilkan kembali teknik hand-colouring yang dilakukan secara manual menggunakan alat pewarna dan memiliki efek warna khas dan menjadi sesuatu yang unik dan menarik bila dimunculkan di masa kini, di mana kesan masa lalu menjadi kekuatan utama pada tampilan visual nantinya. Hand-colouring dalam penelitian kali ini akan dimunculkan pada karya multiple exposure photogram yang juga memiliki nilai estetis dan esensi fotografi yang sesungguhnya.Multiple exposure dalam karya photogram, menjadi teknik sajian dalam menampilkan imaji foto, yang merupakan sebuah teknik yang menjadi fokus penulis sejak tahun 2016. Dengan segala kerumitan dan kesulitan yang sering dihadapai saat mencipta karya, ditemukan photogram memiliki potensi besar untuk dapat dieksplorasi lebih dalam lagi. Perlu diketahui bahwa photogram merupakan sebuah teknik eksplorasi yang dilakukan di kamar gelap, yang membutuhkan kesabaran, ketelatenan di samping pengetahuan teknis secara mendasar yang harus dikuasai. Photogram tidak hanya berkaitan dengan bayangan yang dihasilkan, namun juga berkaitan dengan bagaimana teknik tersebut dapat dieksplorasi dan dilakukan eksperimentasi yang pada akhirnya akan memperkaya dan memperkuat penguasaan teknik yang sudah penulis miliki hingga saat ini.Kata kunci: hand-colouring, photogram, multiple exposure
ASPEK TATA KELOLA CAHAYA UNTUK MEMPENGARUHI EFEK VISUAL FOTOGRAM Astiti, Anin; Pratmajaya, Purwastya Luluk; Setiawan, Agus Heru
Acintya Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i2.4546

Abstract

ABSTRACTThis research is a follow-up study that the author has carried out since 2016 in the form of artistic creation, as well as applied research. Carrying a big theme, namely photograms in which each research/creation is developed or deepened so that new innovations will always appear.The author hopes that with this research entitled Aspects of Light Management to Affect the Visual Effects of Photograms, the author can present a finding in the form of ways to determine certain lighting to get a certain effect on the photogram technique, which can make a contribution to the world of photography which is growing rapidly in the world. in the realm of art today.With this research, several outputs in the form of journal articles and seminar presentations of the results will provide a novelty in the theme of the photogram that the author has adopted so that what the author has done several years before has sustainability and can be useful for everyone, especially those related to photography.Keyword: governance, photograms, lighting. ABSTRAKPenelitian kali ini merupakan sebuah studi lanjutan yang penulis telah lakukan sejak tahun 2016 dalam bentuk penciptaan artistik, maupun penelitian terapan. Mengusung sebuah tema besar yakni fotogram yang pada setiap penelitian/ penciptaan dilakukan mengembangan ataupun pendalaman sehingga akan muncul kebaruan-kebaruan yang selalu berkelanjutan.Penulis berharap dengan penelitian berjudul Aspek Tata Kelola Cahaya untuk Mempengaruhi Efek Visual Fotogram ini, penulis dapat menghadirkan sebuah temuan hasil berupa cara-cara menentukan pencahayaan tertentu untuk mendapatkansuatu efek tertentu pada teknik fotogram, yang dapat memberikan sebuah kontribusi bagi dunia fotografi yang semakin berkembang pesat di dalam ranah berkesenian saat ini.Dengan penelitian ini, beberapa luaran berupa artikel jurnal serta presentasi seminar hasil akan memberikan sebuah kebaruan dalam tema fotogram yang penulis angkat sehingga apa yang telah penulis lakukan beberapa tahun sebelumnya memiliki keberlanjutan serta dapat bermanfaat bagi semua orang terutama yang berkaitan dengan fotografi. Kata kunci: tata kelola, fotogram, pencahayaan.
Pesan Dalam Foto Brassai Berjudul Bijou Of The Montmatre Cabarets Astiti, Anin
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 2 No. 2 (2011)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/capture.v2i2.557

Abstract

Brassai works titled "Bijou" of the Montmartre cabarets is very interesting theory revealed by semiotics. The photo is one of the works in the project Brassai Paris by Night is doing to document Paris at night. On the work found several signs that can be described with particular semiotic theory of semiotics Barthes. "Bijou" of the Montmartre cabarets is a representation of the nightlife in Paris which is illustrated by the figure of an old woman who works as an entertainer with a background in a nightclub atmosphere. The visual expression achieved with the proper use of photographic techniques by Barthes either through the use of natural light and a standard lens. Key words: photography, sign, semiotica