Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Peningkatan Fasilitas Pelayanan Dalam Rangka Mendukung Transportasi Antarmoda di Bandara Juanda Surabaya Capah, Juren
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1957.353 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i4.727

Abstract

Untuk memberikan pelayanan angkutan udara yang optimal kepada pengguna jasa angkutan udara khususnya pada Bandara Juanda Surabaya maka perlu ditingkatkan pelayanan angkutan antarmoda dalam rangka mewujudkan keterpaduan pelayanan angkutan udara dengan angkutan jalan dan angkutan kereta api. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang harapan dan persepsi pengguna jasa Bandara Juanda Surabaya terhadap fasilitas alih moda dalam rangka penyelenggaraan angkutan multimoda agar dapat terwujud pelayanan yang berkelanjutan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Importance Performance Analysis dan Customer Satisfaction Index. Dari hasil analisis diperoleh 2 ( dua) variabel yang dianggap pengguna jasa, kurang memadai tetapi tingkat kepentingannya cukup tinggi yaitu fasilitas jalan penghubung/ selasar dan fasilitas informasi angkutan lanjutan. Sedangkan Tingkat kepuasan total konsumen adalah sebesar 80% artinya seluruh butir variabel fasilitas pelayanan transportasi antarmoda di Bandara Juanda telah dapat memberikan kepuasan kepada pengguna jasa karena tingkat kepuasan total konsumen berada pada range index of good (80% lebih kecil X lebih kecil 84%), yang menggambarkan bahwa fasilitas alih moda untuk mendukung pelayanan transportasi antarmoda di Bandara Juanda Surabaya yang ada saat ini dianggap sudah cukup baik, namun jika dibandingkan dengan harapan pengguna jasa, masih perlu dilakukan peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas alih moda sehingga dapat meningkatkan kelancaran transportasi antarmoda di Bandara Juanda Surabaya.
Kajian Prioritas Peningkatan Pelayanan Bagi Pengguna Jasa Angkutan Peti Kemas Pada Tpk Koja Jakarta Capah, Juren
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1789.55 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i3.723

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang berjudul kualitas pelayanan jasa peti kemas pada TPK Koja Jakarta, dengan hasil penelitian yang menggunakan metode analisis IP A (Importance Performance Analysis) dan CSI (Customer Satisfaction Index), terdapat 6 ( enam) variabel yang memiliki persepsi nilai rendah tetapi memiliki harapan yang tinggi,yaitu ketepatan waktu memproses dokumen angkutan barang, kecepatan dalam melakukan bongkarmuat barang, kelancaran arus lalulintas untuk memasuki areal terminal petikemas, jumlah petugas yang memadai, petugas sigap dan cepat, dan petugas menanamkan kepercayaan kepada pengguna jasa bahwa perusahaan akan memberikan pelayanan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas yang dapat segera dilakukan untuk perbaikan pelayanan angkutan peti kemas bagi pengguna jasa di TPK Koja Tanjung Priok. Metode analisis yang digunakan adalah QFD (Quality Function Develoyment), diperoleh hasil 24 (dua puluh empat) prioritas yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa peti kemas bagi pengguna jasa pada TPK Koja Tanjung Priok.
Kajian Prioritas Peningkatan Pelayanan Bagi Pengguna Jasa Angkutan Peti Kemas Pada Tpk Koja Jakarta Capah, Juren
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i3.723

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang berjudul kualitas pelayanan jasa peti kemas pada TPK Koja Jakarta, dengan hasil penelitian yang menggunakan metode analisis IP A (Importance Performance Analysis) dan CSI (Customer Satisfaction Index), terdapat 6 ( enam) variabel yang memiliki persepsi nilai rendah tetapi memiliki harapan yang tinggi,yaitu ketepatan waktu memproses dokumen angkutan barang, kecepatan dalam melakukan bongkarmuat barang, kelancaran arus lalulintas untuk memasuki areal terminal petikemas, jumlah petugas yang memadai, petugas sigap dan cepat, dan petugas menanamkan kepercayaan kepada pengguna jasa bahwa perusahaan akan memberikan pelayanan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas yang dapat segera dilakukan untuk perbaikan pelayanan angkutan peti kemas bagi pengguna jasa di TPK Koja Tanjung Priok. Metode analisis yang digunakan adalah QFD (Quality Function Develoyment), diperoleh hasil 24 (dua puluh empat) prioritas yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa peti kemas bagi pengguna jasa pada TPK Koja Tanjung Priok.
Kajian Peningkatan Fasilitas Pelayanan Dalam Rangka Mendukung Transportasi Antarmoda di Bandara Juanda Surabaya Capah, Juren
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i4.727

Abstract

Untuk memberikan pelayanan angkutan udara yang optimal kepada pengguna jasa angkutan udara khususnya pada Bandara Juanda Surabaya maka perlu ditingkatkan pelayanan angkutan antarmoda dalam rangka mewujudkan keterpaduan pelayanan angkutan udara dengan angkutan jalan dan angkutan kereta api. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang harapan dan persepsi pengguna jasa Bandara Juanda Surabaya terhadap fasilitas alih moda dalam rangka penyelenggaraan angkutan multimoda agar dapat terwujud pelayanan yang berkelanjutan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Importance Performance Analysis dan Customer Satisfaction Index. Dari hasil analisis diperoleh 2 ( dua) variabel yang dianggap pengguna jasa, kurang memadai tetapi tingkat kepentingannya cukup tinggi yaitu fasilitas jalan penghubung/ selasar dan fasilitas informasi angkutan lanjutan. Sedangkan Tingkat kepuasan total konsumen adalah sebesar 80% artinya seluruh butir variabel fasilitas pelayanan transportasi antarmoda di Bandara Juanda telah dapat memberikan kepuasan kepada pengguna jasa karena tingkat kepuasan total konsumen berada pada range index of good (80% lebih kecil X lebih kecil 84%), yang menggambarkan bahwa fasilitas alih moda untuk mendukung pelayanan transportasi antarmoda di Bandara Juanda Surabaya yang ada saat ini dianggap sudah cukup baik, namun jika dibandingkan dengan harapan pengguna jasa, masih perlu dilakukan peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas alih moda sehingga dapat meningkatkan kelancaran transportasi antarmoda di Bandara Juanda Surabaya.