Marta, Eko
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN SENSOR ARUS SEBAGAI PENGAMAN RANGKAIAN DRIVER MOTOR DC SS40E8-T0 Zen, Hardi; Marta, Eko; Murakham, Zakky
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.87 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v3i1.4107

Abstract

Pada pengujian maneuovering biasanya menggunakan motor DC dengan tegangan kerja 24 Volt. Agar driver motor DC ini aman dari arus beban lebih maka perlu dilakukan perancangan sensor arus sebagai pengaman driver motor DC. Tujuan penggunaan sensor arus adalah untuk melindungi driver motor penjepit supaya tidak terbakar. Sensor arus ini terdiri dari resistor shunt dan optocoupler. Resistor shunt dihubungkan secara serial dengan motor, sedangkan input dari opto-coupler dihubungkan paralleldengan resistor shunt. Peningkatan arus pada rangkaian akan menyebabkan peningkatan tegangan pada resistor shunt. Pada tegangan tertentu optocoupler akan aktif sehingga dari opto tersebut akan memberikan logika 0 yang akan diolah oleh mikrokontroller dan memberikan perintah untuk menghentikan putaran motor. Nilai resistansi untuk mengatur kekuatan penjepit diperoleh dari hitungan secara teoritis dan beberapa pengambilan data pada rangkaian sensor arus.
SISTEM MONITORING PUTARAN GENERATOR PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ARUS LAUT Marta, Eko; Miftah, Miftah; Mintarso, Cahyadi Jati
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.958 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v3i1.4108

Abstract

Dalam rangka pengembangan energi alternatif untuk pembangkit energi listrik, maka telah dilakukan penelitian pemanfaatan energi arus laut sebagai pembangkit energi listrik terbarukan. Untuk menghasilkan energi listrik dibutuhkan sebuah generator yang digerakkan oleh arus laut melalui blade turbin yang dipasang didalam laut. Berdasarkan pemetaan / survei yang telah dilakukan dapat diketahui besarnya arus laut yang ada di perairan indonesia. Dari hasil survei maka generator yang digunakanadalah type Low Speed agar didapatkan konversi energi yang optimal. PMG 3500 adalah generator low speed dengan permanen magnet mempunyai  kapasitas sampai 3500 VA. Dari data sheet PMG 3500dapat diketahui bahwa putaran maksimal  yang diijinkan adalah 250 Rpm dan bila melebihi putaran maksimalnya akan menyebabkan kerusakan pada belitan generator tersebut. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut maka putaran generator harus di monitoring karena generator tersebut tidak dilengkapi dengan sistem pengaman terhadap over speed. Sistem monitoring ini menggunakan Rotari encoder sebagai sensor pendeteksi Rpm generator dan rangkaian mikrokontroller untuk memproses data darirotary encoder agar bisa ditampilkan dalam display LCD.
Study of the Motion Performance of Marine Current Power Plant Turbine Floaters Due To Ocean Current Forces under Moored Conditions Kasharjanto, Afian; Erwandi, Erwandi; Marta, Eko; irawanto, Zulis; Rahuna, Daif; SJM, Cahyadi
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 20, No 3 (2023): October
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kapal.v20i3.58238

Abstract

Indonesia targets carbon emissions to reach 0% in 2060 and is replaced by optimizing the use of renewable energy sources. Indonesia as an archipelago country, with the potential of thousands of straits can be utilized as a source of ocean currents as a source of electrical energy. The electricity generated is obtained from a turbine rotor that rotates due to the force of the ocean current flow. To support the turbine rotor to move in the sea, a floating support structure is needed. In this study, a trimaran tipe support structure is used where on the left and right sides are installed 2 (pieces) turbine rotors @ 50 kW each, so that the total has a capability of 200 kW (@4 x 50 kW). The novelty of this study is the utilization of Trimaran technology in marine current power generation turbines, which has good stability, low resistance, and a wider deck area rather than monohull structures. A numerical study using Computational Fluid Dynamics (CFD) is used to calculate the program. The results showed that the floater only moves backward and then is pulled forward with a small amplitude of movement in the X-direction, while those on the Y and Z axes are insignificant. The turbine floater can be immediately stabilized and the turbine rotor will rotate due to the force of the ocean current received. Therefore, in this study, the marine current turbine using trimaran type is showing good ability to survive in Indonesian waters even in high current areas.