Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Kewirausahaan Ekonomi Kreatif Karang Taruna Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Moenada, Meimunah S.; Riofita, Hendra
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) (DOAJ Indexed)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.259 KB) | DOI: 10.21009/JPMM.002.1.04

Abstract

The objective of this dedication was to prepare the Youth of Karang Taruna Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir as spearhead of poverty eradication toward ability to increase creative economic effort for themselves, organization and the communities around them, to train them to do creative economic business toward converting used goods to be goods having sale value and to help them to build their own creative economic business. The methods applied were presentation, games, case study, question and answer and all methods were applie by using andragogy approach. The result showed that all trainees were enthusiastic to have their own business. It was proved by the plans to set up business they presented. Besides all trainees could concert used goods to be goods having sale value like wallet, tissue box, pencil box, rice box, egg box and bag.
Bimbingan Konseling dalam Perspektif Al-Qur’an dan Al-Hadits Moenada, Meimunah S.
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1441.831 KB)

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menggambarkan terminologi bimbingan konseling yang terdapat dalam al-Qur`an dan al-Hadis. Manfaatnya mengarah kepada upaya pemberian bantuan yang diberikan seorang pembimbing terhadap individu agar dapat berkembang potensinya secara optimal. Kegiatan bimbingan konseling pernah diterapkan pada masa Umar ibn Khattab sampai masa Usman ibn Affan. Bimbingan konseling pada masa ini dinamakan dengan hisbah atau ihtisab sedang konselornya dinamakan muhtasib dan klien dinamakan muhtasab alaih. Hal ini bila dirujuk ke al-Qur`an, maka kata hisbah berasal dari bentuk kata (). Kata ini dalam berbagai bentuknya terulang sebanyak 98 kali, dan semuanya bermakna perhitungan atau saatnya untuk introspeksi. Terminologi yang dapat dilihat dalam al-Qur’an dan al-Hadits tentang bimbingan konseling adalah bantuan muhtasib hendaklah bersifat membantu klien dengan halus supaya melakukan sesuatu karena pilihannya sendiri secara terus menerus untuk memecahkan masalah yang dihadapinya dan mampu menghadapi krisis-krisis yang dialami dalam kehidupannya (). Berupa ucapan yang bermanfaat yang bertujuan menghindarkan orang yang dinasihati dari bencana atau keburukan dan dilakukan dengan ikhlas (). Ia merupakan pertolongan yang berimplikasi pada ketenangan dan ketentraman, dan sasarannya baik yang didzalimi maupun yang terdzalimi (). Ia merupakan bimbingan yang lurus () yang petunjuk yang benar dan baik atau the best choice (). Dan bertujuan untuk mendapatkan hidayah Allah ().