Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KELAS CERDAS ISTIMEWA DI SMA N 1 WONOGIRI Wulandini, Anggi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i4.5243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kebijakan kelas Cerdas Istimewa di SMA N 1 Wonogiri, dalam hal dasar perumusan kebijakan dan penerapan yang ada di SMA N 1 Wonogiri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah/ Wakil Kepala Sekolah, guru kelas CI, siswa kelas CI yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian sebagai berikut: 1)Kebijakan kelas CI dirumuskan oleh Kepala Sekolah dibantu oleh tim guru. 2) Seleksi peserta didik melalui seleksi nilai Ujian Nasional dan seleksi tertulis mata pelajaran Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi. 3) Guru yang mengajar di kelas CI ditentukan oleh Kepala Sekolah. 4) Kurikulum dikembangkan oleh masing-masing guru mata pelajaran kelas CI. 5) Program/ kegiatan yang diberikan untuk kelas CI sama dengan kelas Reguler. 6) Fasilitas belajar antara siswa kelas CI dengan Reguler sama. Di sini terlihat bahwa kelas CI di SMA N 1 Wonogiri belum mengacu pada pedoman kelas CI sebagaimana diatur dalam UU Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 pasal 5 ayat 4, Permendiknas Nomor 34 tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/ atau Bakat Istimewa, Permendiknas Nomor 70 tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusi bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Potensi Kecerdasan dan/ atau Bakat Istimewa. Panduan Direktorat Pembina Pendidikan Luar Biasa (PLB), dan teori para ahli.Kata Kunci: implementasi kebijakan, kelas cerdas istimewa, dan SMA N 1  Wonogiri
Keberlanjutan Pengelolaan Sampah Mandiri Di RW 09 Kelurahan Cigereleng, Kota Bandung Wulandini, Anggi; Sembiring, Emenda
Jurnal Permukiman Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2019.14.92-103

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk, perkembangan ekonomi yang pesat, urbanisasi dan kenaikan standar hidup masyarakat sangat mempercepat laju timbulan sampah kota. Hal ini perlu ditangani dengan segera agar tidak menimbulkan dampak negatif. Pemerintah telah mengeluarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah. Dalam pelaksanaan undang-undang, Kota Bandung memiliki beberapa kawasan yang melakukan kegiatan reuse, reduce, recycle namun hanya beberapa yang berjalan, salah satunya adalah kawasan RW 09 Kelurahan Cigereleng. Adanya keefektifan pelaksanaan pengelolaan sampah di kawasan RW 09 maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persentase pengurangan sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara serta untuk mengetahui faktor pendukung keberlanjutan pengelolaan sampah di kawasan ini. Dalam penelitian ini dilakukan analisis keefektifan program reuse, reduce, recycle dengan menghitung reduksi pengelolaan sampah. Selain itu juga dilakukan analisis deskriptif berdasarkan kuesioner dan penelitian lapangan secara langsung untuk mengetahui aspek yang mempengaruhi keberlanjutan pengelolaan sampah. Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa pengelolaan sampah di sumber yaitu RW 09 dapat mengurangi jumlah timbulan sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara sebanyak 31,7% dari jumlah sampah total. Dibandingkan dengan sebelum adanya program pengelolaan sampah mandiri maka pengurangan sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara adalah sebesar 58%. Faktor pendukung keberlanjutan pengelolaan sampah di RW 09 yaitu adanya peran serta masyarakat baik dalam teknis pengelolaan, pembiayaan dan kelembagaan, serta adanya dukungan dari pemerintah dan swasta dalam penyediaan sarana pengelolaan sampah.