Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI KERJA PERANGKAT DESA DENGAN PELAKSANAAN PROGRAM DESA SIAGA DI KECAMATAN DARMA TAHUN 2019 SUDIANA, HANAN
Jurnal Ilmiah Dozen Globalindo Vol. 1 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Kos Globalindo Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Siaga telah berkembang dan masih terus perlu dilakukan pembinaan. Berdasarkan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2016, tercatat 5.895 desa (98,98%) dari 5.956 Desa, terdiri dari Desa Siaga Pratama 2,637, Madya 2.164, Purnama 766 dan Mandiri 328, Kabupaten Kuningan tercatat 376 Desa (100%) terdiri dari Desa Siaga Pratama 11, Madya 231, Purnama 120 dan Mandiri 14. Kecamatan Darma tercatat 19 desa terdiri dari Desa Siaga Madya 8, Purnama 8 dan Mandiri 3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja perangkat desa dengan pelaksanaan program desa siaga di Kecamatan Darma Tahun 2019. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Besar sampel penelitian ini 67 dengan pengambilan sampel dilakukan secara proportional stratified random sampling. Analisa data univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi dan presentase, bivariat dengan menggunakan uji uji Chi Square. Hasil Penelitian analisis univaritas mayoritas perangkat desa memiliki motivasi kerja tinggi sebesar 82,1% dan aktif melaksanakan desa siaga sebesar 80,6%. Hasil analisis bivariat motivasi kerja perangkat desa dengan pelaksanaan program Desa Siaga nilai p 0,000. Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara antara motivasi kerja perangkat desa dengan pelaksanaan program Desa Siaga. Perangka Desa diharapkan mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dan menjalin kerjasama dengan tokoh masyarakat atau pengusaha yang sukses sebagai donator agar dapat mengalokasikan dana untuk kegiatan desa siaga. Kata Kunci : Motivasi, Perangkat Desa, Pelaksanaan Program Desa Siaga
ANALISIS PERBANDINGAN PEMBERIAN KONSENTRASI TAWAS TERHADAP PENURUNAN KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI IPAL RSUD 45 KUNINGAN Sudiana, Hanan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.006 KB)

Abstract

Air limbah yang berasal dari aktivitas rumah sakit memerlukan pengolahan dan pengendalian parameter sesuai peraturan yg berlaku diantaranya parameter Total Suspended Solid (TSS). Tujuan penelitian adalah mengetahui konsentrasi tawas yang optimum untuk menurunkan konsentrasi TSS. Hasil penelitian menunjukan dengan penambahan larutan tawas 6%, 8% dan 10% konsentrasi TSS semakin menurun, tetapi pada penambahan larutan tawas 12% hasilnya menunjukkan kenaikan lagi pada konsentrasi TSS. Kesimpulan penelitian bahwa penggunaan tawas bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi masalah tingginya konsentrasi TSS air limbah, untuk air limbah IPAL RSUD 45 Kuningan konsentrasi tawas optimal pada prosentase 10%. Kata Kunci : Jar Test, Koagulasi, Tawas, pH, TSS.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDHA WELAS ASIH Sudiana, Hanan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.175 KB)

Abstract

Penelitian ini berdasarkan data sensus Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010 diperoleh jumlah lanjut usia yang ada kurang lebih 110.790 jiwa yang terdiri dari 72.705 jiwa laki-laki dan 35.580 jiwa lansia perempuan. Hasil wawancara dengan beberapa lansia mengatakan bahwa mereka selalu memikirkan anak cucu mereka yang berada dirumah. Sehingga membuat meraka merasa cemas, kurang tidur, dan kadang bermimpi buruk. Hal-hal tersebut merupakan beberapa gejala awal kecemasan lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kecemasan pada lanjut usia di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian adalah metode deskriptif asosiatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 60 orang dari 60 lansia yang dirawat di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010. Analisa yang digunakan adalah uji chi square dengan hasil yang menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, kondisi fisik dengan kecemasan lanjut usia. Adapun kesimpulan dari penelitian adalah untuk menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, dukungan sosial, dan dukungan keluarga dengan kecemasan lanjut usia di Panti Wredha Welas Asih Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010. Kata kunci : Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan, Motivasi, Kondisi Fisik, Dukungan Sosial, Dukungan Keluarga, Kecemasan.