Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENANAMAN PENGALAMAN LITERASI DINI MENURUT PEMIKIRAN TOMPKINS DAN HOSKISSON Florianus Dus Arifian
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jpkm.v8i2.692

Abstract

Penanaman Pengalaman Literasi Dini menurut Pemikiran Tompkins dan Hoskisson. pengalaman literasi perlu ditanam sejak dini agar anak dapat menguasai dan mencintai bahasa tulis. namun, penanaman pengalaman literasi dini merupakan gagasan kompleks. oleh karena itu, perlu ada kajian eksplanatif atasnya. dari pemikiran tompkins dan hoskisson tampak bahwa ada tiga poin penting terkait penanaman pengalaman literasi dini, yakni konsep tentang bahasa tulis, munculnya anak dalam membaca, dan munculnya anak dalam menulis. Dalam konsep tentang bahasa tulis, anak membangun persepsi tentang fungsi bahasa tulis, teks, kata, dan alfabet dengan didasarkan pada konteks sekitar. sementara itu, munculnya kemampuan membaca dan menulis pada anak sangat membutuhkan konteks, pendekatan proses dan integratif, dan rancangan ruang belajar literasi yang kondusif.
PERAN LEMBAGA PENCETAK TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) DALAM MEMPERSIAPKAN GENERASI EMAS BANGSA Florianus Dus Arifian
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jpkm.v11i1.750

Abstract

Generasi emas bangsa Indonesia kelak menghadapi tantangan yang membutuhkan persiapan LPTK sebagai institusi yang menyiapkan sumber daya manusia. Tulisan ini bertujuan mengupas tantangan yang dihadapi generasi emas dan merumuskan peran LPTK untuk menjawab tantangan itu. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis melakukan studi pustaka dengan menggunakan teknik baca dan catat. Artinya, penulis membaca dan mencatat informasi dari bahan-bahan pustaka yang relevan. Pandangan dari berbagai bahan pustaka tersebut dikompilasi secara kritis oleh penulis. Hasil studi menunjukkan empat tantangan yang dihadapi generasi emas, yakni tantangan bonus demografi, globalisasi, pluralisme, dan revolusi industri keempat. Untuk menjawab tantangan tersebut, tanggung jawab LPTK mencakup pembenahan proses seleksi calon guru, pembenahan intrakurikuler, pembekalan secara ekstrakurikuler, pencetakan guru vokasi, dan penguatan riset atau penelitian.