Dalam kehidupan sehari-hari, impératif sangat sering dijumpai penggunaannya,Cerpen Le Papa de Simon dan Madame Baptiste karya Guy de Maupassant menggambarkankonflik yang terjadi antara tokoh utama dengan lingkungan sosialnya.Konflik itu menyebabkan tekanan psikologis yang dialami oleh tokoh utama danperubahan psikologis pada lingkungan sosialnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinyakonflik antara tokoh utama dengan lingkungan sosialnya, faktor yang menyebabkaneskalasi (peningkatan intensitas) konflik, dan strategi yang digunakan tokohutama dalam menghadapi konfliknya dengan lingkungan sosial. Penelitian inimenggunakan pendekatan konflik sosial dari Dean G. Pruitt dan Jeffrey Z. Rubin.Korpus data penelitian ini adalah cerpen Le Papa de Simon dan Madame Baptiste.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka yaituserangkaian kegiatan berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membacadan mecatat serta mengolah bahan penelitian.Simpulan akhir penelitian ini adalah ditemukannya kesamaan faktor penyebab konflik,kesamaan faktor penyebab eskalasi, dan kesamaan strategi yang digunakan untukmenghadapi konflik di dalam kedua cerpen tersebut. Faktor penyebab konflikyang ditemukan adalah aspek-aspek sosial, yaitu 1) pelanggaran terhadap aturandan norma, dan 2) perbandingan dengan orang lain. Faktor penyebab eskalasi yangditemukan adalah aspek perubahan psikologis, yaitu 1) keinginan untuk menghukumpihak lain, 2) sikap dan persepsi negatif, dan 3) deindividualisasi. Adapunstrategi yang digunakan tokoh utama dalam menghadapi konfliknya adalah 1) contending(bertanding), 2) problem solving (pemecahan masalah), dan 3) withdrawing(menarik diri). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek psikis seseorangtidak terlepas dari aspek sosialnya.