Ningsih, Yossy Hidayati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CERPEN LE PAPA DE SIMON DAN MADAME BAPTISTE KARYA GUY DE MAUPASSANT: KAJIAN KONFLIK SOSIAL PRUITT DAN RUBIN Ningsih, Yossy Hidayati
Lingua Litteria Journal Vol 1 No 2 (2014): Octobre 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.21 KB) | DOI: 10.15294/ll.v1i2.10061

Abstract

Cerpen Le Papa de Simon dan Madame Baptiste karya Guy de Maupassant menggambarkan konflik yang terjadi antara tokoh utama dengan lingkungan sosialnya. Konflik itu menyebabkan tekanan psikologis yang dialami oleh tokoh utama dan perubahan psikologis pada lingkungan sosialnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya konflik antara tokoh utama dengan lingkungan sosialnya, faktor yang menyebabkan eskalasi (peningkatan intensitas) konflik, dan strategi yang digunakan tokoh utama dalam menghadapi konfliknya dengan lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan konflik sosial dari Dean G. Pruitt dan Jeffrey Z. Rubin. Korpus data penelitian ini adalah cerpen Le Papa de Simon dan Madame Baptiste. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka yaitu serangkaian kegiatan berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mecatat serta mengolah bahan penelitian.Simpulan akhir penelitian ini adalah ditemukannya kesamaan faktor penyebab konflik, kesamaan faktor penyebab eskalasi, dan kesamaan strategi yang digunakan untuk menghadapi konflik di dalam kedua cerpen tersebut. Faktor penyebab konflik yang ditemukan adalah aspek-aspek sosial, yaitu 1) pelanggaran terhadap aturan dan norma, dan 2) perbandingan dengan orang lain. Faktor penyebab eskalasi yang ditemukan adalah aspek perubahan psikologis, yaitu 1) keinginan untuk menghukum pihak lain, 2) sikap dan persepsi negatif, dan 3) deindividualisasi. Adapun strategi yang digunakan tokoh utama dalam menghadapi konfliknya adalah 1) contending (bertanding), 2) problem solving (pemecahan masalah), dan 3) withdrawing (menarik diri). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek psikis seseorang tidak terlepas dari aspek sosialnya.
CERPEN LE PAPA DE SIMON DAN MADAME BAPTISTE KARYA GUY DE MAUPASSANT: KAJIAN KONFLIK SOSIAL PRUITT DAN RUBIN Ningsih, Yossy Hidayati
Lingua Litteria Journal Vol 1 No 1 (2014): Mai 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.426 KB) | DOI: 10.15294/ll.v1i1.11050

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, impératif sangat sering dijumpai penggunaannya,Cerpen Le Papa de Simon dan Madame Baptiste karya Guy de Maupassant menggambarkankonflik yang terjadi antara tokoh utama dengan lingkungan sosialnya.Konflik itu menyebabkan tekanan psikologis yang dialami oleh tokoh utama danperubahan psikologis pada lingkungan sosialnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinyakonflik antara tokoh utama dengan lingkungan sosialnya, faktor yang menyebabkaneskalasi (peningkatan intensitas) konflik, dan strategi yang digunakan tokohutama dalam menghadapi konfliknya dengan lingkungan sosial. Penelitian inimenggunakan pendekatan konflik sosial dari Dean G. Pruitt dan Jeffrey Z. Rubin.Korpus data penelitian ini adalah cerpen Le Papa de Simon dan Madame Baptiste.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka yaituserangkaian kegiatan berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membacadan mecatat serta mengolah bahan penelitian.Simpulan akhir penelitian ini adalah ditemukannya kesamaan faktor penyebab konflik,kesamaan faktor penyebab eskalasi, dan kesamaan strategi yang digunakan untukmenghadapi konflik di dalam kedua cerpen tersebut. Faktor penyebab konflikyang ditemukan adalah aspek-aspek sosial, yaitu 1) pelanggaran terhadap aturandan norma, dan 2) perbandingan dengan orang lain. Faktor penyebab eskalasi yangditemukan adalah aspek perubahan psikologis, yaitu 1) keinginan untuk menghukumpihak lain, 2) sikap dan persepsi negatif, dan 3) deindividualisasi. Adapunstrategi yang digunakan tokoh utama dalam menghadapi konfliknya adalah 1) contending(bertanding), 2) problem solving (pemecahan masalah), dan 3) withdrawing(menarik diri). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek psikis seseorangtidak terlepas dari aspek sosialnya.