Psikologi dan sastra memiliki hubungan fungsional karena sama-sama mempelajarikeadaan kejiwaan orang lain. Psikoanalisis adalah wilayah kajian dalampsikologi sastra. Carl Gustav Jung adalah satu tokoh psikoanalisis yang mengatakanbahwa selain alam sadar (kesadaran), kepribadian manusia juga dibentukoleh alam tak sadar (ketidaksadaran). Ketidaksadaran ini dibagi dua, yaituketidaksadaran pribadi dan ketidaksadaran kolektif. Ketidaksadaran pribadi yaituketidaksadaran yang letaknya dekat dengan kesadaran, sedangkan ketidaksadarankolektif adalah ketidaksadaran yang letaknya paling jauh dari kesadarandan merupakan gudang bekas ingatan yang diwariskan dari masa lampau leluhur.Pada roman Candide ou L?Optimisme karya Voltaire, penulis meneliti tentangbagaimanakah kepribadian tokoh Candide dan faktor-faktor ketidaksadaran yangmempe garuhinya. Tokoh Candide sebagai tokoh utama yang digambarkan padaroman ini adalah sosok yang lugu, optimis, dan selalu ingin tahu tentang kejadiankejadianyang terjadi disekitarnya. Kepribadian tokoh Candide ini dipengaruhioleh faktor-faktor ketidaksadaran pribadi yang berupa kedewasaan, motif cinta,frustasi, konflik, dan ancaman, serta faktor-faktor ketidaksadaran kolektif yangberupa filsafat, faktor biologis, agama, dan mistik. Penelitian ini meneliti tentangkepribadian tokoh dan faktor-faktor ketidaksadaran yang mempengaruhinya,sehingga peneliti menggunakan pendekatan psikologis. Sumber yang digunakanpeneliti adalah roman Candide ou L?Optimisme karya Voltaire. Untukmengumpulkan data peneliti menggunakan teknik pustaka. Metode deskriptifanalitik adalah metode yang dipilih peneliti untuk menganalisis data denganmendeskripsikan faktafakta yang ada disertai penjelasannya dalam bentuk uraiankata-kata.Setelah menganalisis secara bertahap, dapat diketahui bahwa tokohCandide dalam roman Candide ou L?Optimisme karya Voltaire ini, kepribadiannyadipengaruhi oleh semua faktor-faktor ketidaksadaran dari teori Carl GustavJung, baik itu faktor ketidaksadaran pribadi maupun ketidaksadaran kolektif