Pratiwi, Rizki Ayunda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LES FIGURES DE STYLES DANS LES CHANSONS FRANÇAISES CHANTÉES PAR CÉLINE DION, ANGGUN, ET SHERYFA LUNA Pratiwi, Rizki Ayunda
Lingua Litteria Journal Vol 2 No 2 (2015): Octobre 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.328 KB) | DOI: 10.15294/ll.v2i2.11087

Abstract

Penelitian ini berjudul ?Gaya Bahasa dalam Teks Lagu Berbahasa Prancis yangDinyanyikan oleh Céline Dion, Anggun, dan Sheryfa Luna?. Permasalahan dalampenelitian ini adalah jenis gaya bahasa yang terdapat di dalam lima belas teks laguberbahasa Prancis yang dinyanyikan oleh ketiga penyanyi tersebut. Manfaat yangdiharapkan dari penelitian ini adalah mengembangkan penelitian tentang gayabahasa kepada mahasiswa bahasa Prancis, serta memperkaya wawasan mengenaigaya bahasa sebagai salah satu bentuk komunikasi.Teks lagu yang digunakan sebagaisumber data diperoleh dari situs www.parolesmania.com. Data yang diambilberjumlah 15 teks lagu, yaitu S?Il Sufissait D?Aimer, Pour Que Tu M?Aimes Encore,Ziggy: Un Garçon Pas Comme Les Autres, Tout L?Or Des Hommes, dan Je SaisPas yang dinyanyikan oleh Céline Dion, Cesse La Pluie, La Neige Au Sahara, ÊtreUne Femme, Si Tu L?Avoues, dan Tu Nages yang dinyanyikan oleh Anggun, danAu Revoir, Quelque Part, Je Reviendrai, Il Avait Les Mots, dan D?Ici Et D?Ailleursyang dinyanyikan oleh Sheryfa Luna. Metode penyediaan data yang dipakai adalahsimak dengan teknik penyediaan data yaitu teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian,ditemukan 119 data dan 24 penggunaan gaya bahasa. Penggunaan tersebutdapat diurut sebagai berikut: (i) gaya bahasa anafora 23 buah, (ii) gaya bahasa hiperbola11 buah, (iii) gaya bahasa asonansi 10 buah, (iv) gaya bahasa elipsis 9 buah,(v) gaya bahasa antitesis 8 buah, (vi) gaya bahasa paradoks, aliterasi dan epizeukisyang masing-masing berjumlah 7 buah, (vii) gaya bahasa personifikasi 6 buah, (viii)gaya bahasa perifrasis 5 buah, (ix) gaya bahasa zeugma atau silepsi 4 buah, (x)gaya bahasa simile dan eufimisme yang masing-masing berjumlah 3 buah, (xi) gayabahasa depersonifikasi, litotes, sinekdoke, polisindeton, dan epistrofa yang masingmasingberjumlah 2 buah, dan yang terakhir adalah (xii) gaya bahasa metafora,alegori, antisipasi, paronomasia, asindeton, dan epanalepsis yang masing-masingberjumlah 1 buah gaya bahasa. Kecenderungan penggunaan gaya bahasa anaforadisebabkkan karena gaya bahasa