Siswanti, Tutik
Unknown Affiliation

Published : 53 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : JURNAL BISNIS

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PERENCAAN PAJAK, DAN LEVERAGE TERHADAP KUALITAS AKRUAL DENGAN EARNING OPACITY SEBAGAI MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR BASIC MATERIAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019 – 2022 Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 9 No 1 (2024): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v9i1.1169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, perencaan pajak, dan leverage terhadap kualitas akrual dengan earning opacity sebagai moderasi. Obyek penelitian perusahaan sektor basic material yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode tahun 2019-2022. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, dan jumlah sampel 132 data laporan keuangan dari 33 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel. Metode analisis data deskriptif statistik dengan pendekatan kausalitas. Proses pengolahan data menggunakan software eviews versi 12. Berdasarkan uji chow dan hausman, model regresi panel yang terpilih adalam Fixed Effect Model. Hasil penelitian menemukan, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan, leverage berpengaruh negatif dan signifikan  terhadap kualitas akrual. Sementara itu, perencanaan pajak tidak berpengaruh terhadap kualitas akrual. Earning opacity memoderasi pengaruh positif ukuran perusahaan dan pengaruh negatif leverage  terhadap kualitas akrual, namun gagal memoderasi pengaruh perencanaan pajak terhadap kualitas. Kemampuan variabel independen mempengaruhi perubahan variabel dependen sebesar 34,2028%.Kata Kunci : Ukuran Perusahaan, Perencaan Pajak, Leverage, Biaya Utang, Earning opacity, Kualitas Akrual
ANALISIS FINANCIAL DISTRES DENGAN PENDEKATAN ALTMAN Z-SCORE PADA PT.BUMI RESOURCES TBK PERIODE 2010-2014 Siswanti, Tutik; Gulo, Budira
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.178 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v1i1.160

Abstract

Perusahaan didirikan salah  tujuaanya adalah agar tumbuh dan berkembang baik dari sisi finansial, maupun operasional. Namun demikian untuk mencapai tujuan tersebut  perusahaan juga dihadapkan dengan berbagai risiko yang berdampak pada gagalnya tujuan, bahkan  mengalami kesulitan keuangan dan berakhir dengan kebangkrutan. Pada dasarnya jika perusahaan melakukan monitoring dan pengawasan yang maksimal dalam  mengelola  keuangan kebangkrutan dapat diprediksi sebelum benar-benar terjadi, sehingga perusahaan dapat melakukan pengambilan keputusan dan menyusun strategi agar kebangkrutan tidak terjadi. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui bagimana prediksi kebangkrutan dengan pendekatan  Altman Z-Score jika pada PT Bumi Resources Tbk. Hal ini karena perusahaan tersebut, berdasarkan laporan keuangan menunjukan indikasi kebangkrutan, dimana selama 5 (lima ) tahun terakhir menunjukan, laba, pendapatan, harga saham dan aset mengalami penurunan, sedangkan hutang mengalami kenaikan.  Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi  dokumentasi, dimana data yang digunakan adala berupa laporan keuangan selama tahun 2011 s.d 2014.  Analisis prediksi kebangkrutan model Altman Z-Score ini menggunakan rasio keuangan berdasarkan data laporan keuangan dari Laporan Tahunan PT Bumi Resources Tbk. Analisis prediksi kebangkrutan Altman Z-Score ini merupakan analisis multivariate yang menggunakan dua atau lebih variabel ke dalam satu persamaan. Adapun persamaan tersebut yaitu Z-Score = 6,56WCTA+ 3,26RETA + 6,72EBITTA + 1,05TETL. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis prediksi kebangkrutan model Altman Z-Score menunjukkan bahwa tahun 2010 nilai Z-score sebesar  2,04, hal ini berarti perusahaan berada dalam kategori “Grey Area” . Pada tahun 2011 sampai 2014 nilai Z-score berturut-turut sebesar ; 1,06, -0,86, -3,17, dan -4,37, dimana nilai tersebut lebih kecil dari 2,6, maka, pada periode tersebut perusahaan  berada pada zona bangkrut . Sehingga dapat disimpulkan bahwa, selama periode 2010 s.d 2014 kondisi perusahaan mengalami penurunan dan pada akhirnya dikatergorikan bangkrut. Kata Kunci : Analisis prediksi kebangkrutan, cut off, Model Altman Z-Score
ANALISIS PERBANDINGAN METODE FULL COSTING DAN VARIABEL COSTING DENGAN METODE PERUSAHAAN DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA UD MEKARSARI Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.101 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v1i1.162

Abstract

Penentuan harga pokok produksi yang akurat dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang tepat. Beberapa metode dapat digunakan dalam penentuah harga pokok produksi, antara lain full costing dan variable costing. Metode full costing dengan mendasarkan pada seluruh biaya produksi dalam penentuan harga pokok produksi, sedangkan variable costing hanya berdasarkan biaya produksi variabel saja. Permasalahan dalam penelitian ini adalah membandingkan perhitungan harga pokok produk dengan metode full costing dan variable costing dengan metode yang di gunakan perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis penentuan harga pokok produksi berdasarkan metode yang digunakan perusahaan dengan metode full costing dan variable costing. Objek penelitian ini adalah biaya-biaya yang menjadi fokus dari aktivitas dalam pembuatan tahu untuk menentukan alokasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik ke produksi. Jenis penelitian adalah kualitatif berdasarkan eksplanatory research, digunakan untuk mengkaji secara mendalam tentang penerapan metode full costing, variable costing dan metode yang digunakan perusahaan dalam penentuan harga pokok pada pabrik tahu. Hasil penelitian diperoleh harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing sebesar Rp 207,12, sedangkan dengan metode variabel costing sebesar Rp.204,59, dan dengan metode yang diterapkan perusahaan diperoleh harga pokok per potong tahu sebesar Rp.213,3. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan dalam penentuan harga pokok produk dengan ke tiga metode tersebut. Perbedaannya meliputi : Dasar yang digunakan untuk menentukan harga pokok produksi, klasifikasi biaya yang tidak jelas pada perusahaan, dan hasil perhitungan harga pokok produksi per potong tahu yang menunjukkan metode yang diterapkan perusahaan harganya paling tinggi dibandingkan kedua metode yang lain. Kata Kunci : Full Costing, Variable Costing, Harga Pokok Produksi
ANALISIS PENGARUH LABA BERSIH SEBELUM PAJAK DAN TOTAL ASET TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA PERUSAHAAN PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2015 Siswanti, Tutik; Kharima, Kharima
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.673 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v1i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Laba bersih sebelum pajak dan Total aset terhadap Return on Assets, baik secara indivisu atau parsial maupun secara bersama-sama atau simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan properti yang mempublikasikan laporan keuangan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2011sampai dengan tahun 2015, sebanyak 27 perusahaan. Dalam penelitian ini menggunakan data kuantitatif, yaitu laporan keuangan selama 5 (lima) tahun dari seluruh populasi. Sehingga datanya merupakan panel, yaitu data gabungan antara data time series dan data cross section. Oleh karena itu metode pengolahan data dengan menggunakan software eviews seri 9, disesuaikan dengan jenis datanya. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji hipotesis parsial dengan membandingkan anatara thitung dengan t tabel, sedangkan uji hipotesis simultan dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel. Koefisien determinasi digunakan sebagai pengukuran besarnya varian variabel bebas dalam menjelaskan varian variabel terikat Hasil penelitian menunjukan persamaan regresi adalah Y = 0,062360 + (8.21E-14 . X1) + (-4.70E-15. X2). Hasil uji hipotesis parsial menunjukkan, variabel Laba bersih sebelum pajak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return on Assets , yang ditunjukan dengan nilai thitung 3,911045 > ttabel 1,66 . Sedangkan pada variabel total aset tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Return on Assets, yang ditunjukan dengan nilai thitung 1,919361 < ttabel 1,66 .Hasil uji hipotesis secara simultan menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara laba bersih sebelum pajak dan total aset terhadap Return on Assets, yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung 4,538842 > Ftabel 3,06. Hasil koefisien determinasi R square (R2), menunjukan nilai sebesar 0.545235, hal ini berarti variabel bebas laba bersih sebelum pajak, dan total aset mampu menjelaskan varian dari variabel terikat yaitu Return On Assets sebesar 54,235% sedangkan sisanya sebesar 45,765 (100-54,235) dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Laba Bersih Sebelum Pajak,Total Aset,Return On Asset
Analisis Pengaruh Return On Investment dan Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham pada Perusahaan Dagang yang terdaftar di BEI Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.026 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v2i1.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return On Investment (ROI) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham pada kelompok industri perusahaan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel penelitian ini terdiri dua variabel bebas yaitu ROI dan DER, dan variabel terikat Harga saham. Metodolgi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji normalitas, regresi berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan data berdistribusi normal, sedangkan hasil persamaan regresi berganda adalah Y=162439,800 + 84932,059 X1 - 1721,476 X2. Hal ini menunjukan bahwa, ROI memiliki hubungan positif terhadap harga saham, sedangkan DER memiliki hubungan negatif terhadap harga saham. Uji asumsi klasik menunjukan model regresi memenuhi uji asumsi klasik. Hasil uji Hipotesis dapat disimpulkan secara parsial ROI berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan DER tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hipotesis secara simultan menunjukkan bahwa variabel ROI dan DER secara bersama-sama berpengaruh terhadap harga saham. Hasil koefisien detreminasi ( R Square) menunjukan nilai sebesar 0,46. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas mampu menjelaskan varian variabel terikat sebesar 46%. Kata Kunci : Return On Investment dan Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham
Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) Dan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Return On Equity Perusahaan Jasa Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015 Siswanti, Tutik; Carmiat, Carmiat
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.544 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v2i1.166

Abstract

This study aims to exemine the effect of CSR on ROE, the effect GCG on ROE, and the effect of corporate social responsibility and good corporate governance on ROE. This research is a quantitative study. CSR and GCG as independent variables and ROE as dependent variable. CSR is measured by the standard of the Global Reporting Initiative (GRI), while GCG measured by indicators of institutional ownership, board size, the size of the board of directors, independent directors and audit committee. The sample used in this study presented is a transportation services company listed on the Indonesia Stock Exchange period 2013 to 2015. Data analysis techniques include Normality Test, Linearity, Multiple Linear Regression, Classical Assumption Test : Multicollinearity Test, Test Heteroskidastity, Autocorrelation Test, Hypothesis Testing Partial (t test), Simultaneous Hypothesis Testing (test F) and the Coefficient Determinant. The results uses t test showed that CSR has no effect on   ROE, GCG effect on ROE, and the results uses F test showed CSR and GCG no effect on ROE. Keywords: CSR, GCG, dan ROE
Pengaruh Keandalan Dan Relevansi Informasi Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Perusahaan Jasa Transportasi Udara di Lingkungan Bandara Halim Perdanakusuma Siswanti, Tutik; Rizani, Nurlela
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.628 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v2i1.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara keandalan dan relevansi informasi keuangan terhadap kualitas laporan keuangan. Adapun obyek penelitian ini adalah perusahaan jasa transportasi udara di lingkungan Bandara Halim Perdanakusuma, sebanyak 4 perusahaan dan populasinya adalah staf bagian accounting sebanyak 31 staf, seluruh populasi digunakan sebagai sampe dalam penelitian ini. Variabel penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas, yaitu keandalan dan dan relevansi informasi keuangan, dan satu variabel terikatnya adalah kualitas laporan keuangan. Metode analisis dalam penelitian ini adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Dasar : Uji Normalitas, Uji Linearitas, Regresi Linear Berganda, Uji Asumsi Klasik yaitu : Uji Multikolinearitas, Uji Heteroskedastisitas, Uji Autokorelasi, Uji Hipotesis Parsial (Uji t), Uji Hipotesis Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian ini secara parsial Keandalan informasi keuangan dan Relevansi informasi keuangan berpengaruh positif dan signifikansi terhadap kualitas laporan keuangan. Sedangkan secara simultan, Keandalan dan relevansi informasi keuangan berpengaruh secara simultan dan signifikansi terhadap kualitas laporan keuangan. varian variabel bebas mampu menjelaskan variabel terikat sebesar 34%, yang ditunjukan nilai R square sebesar sebesar 0,34. Kata Kunci : Keandalan Informasi Keuangan, Relevansi Informasi Keuangan Dan Kualitas Laporan Keuangan
PENGARUH PROFITABILITAS DAN AGRESIVITAS PAJAK TERHADAP CSR PADA PERUSAHAAN JASA TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013 S.D 2015 Pamungkas, Ari; Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.085 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v3i1.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan  pengaruh antara varaibel profitabilitas ,  agresivitas pajak terhadap CSR baik secara individu atau parsial maupun secara bersama-sama atau secara simultan.  Selain itu dalam penelitian ini juga akan mengukur seberapa besar varian dari variabel profitabilitas  dan agresivitas pajak mampu menjelaskan varian dari variabel CSR. Jenis penelitian ini berdasarkan datanya adalah penelitian kuantitatif, sedangka berdasarkan metodenya penelitian ini adalah penelitian kausalitas. Sementara menurut tingkat penjelasanya penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel bebas, yaitu profitabilitas dan agresivitas pajak, dan satu variabel terikat yaitu CSR. Profitabilitas diukur dengan NPM, agresivitas pajak diukur dengan current  ETR, dan CSR diukur berdasarkan indikator GRI G4. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013 – 2015  dengan kriteria yang telah ditentukan, yaitu   sebanyak  9 (sembilan)  perusahaan  Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel bebas dengan variabel terikat. Sedangkan untuk menguji hipotesis guna mengukur pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat , menggunakan uji hipotesis parsial dengan membandingkan thitung dengan ttabel,  dan hipotesis simultan dengan membandingngkan Fhitung dengan Ftabel.  Hasil penelitian menunjukan persemaan Regresi hubungan dengan uji hipotesis menunjukkan bahwa secara simultan variabel profitabilitas dan agresivitas pajak tidak berpengaruh terhadap CSR. Secara parsial menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap CSR dan agresivitas pajak juga tidak berpengaruh terhadap CSR.    Kata kunci: NPM, agresivitas pajak, dan CSR.
PENGARUH PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP PROFITABILITAS Abdullah, Ferdi; Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.085 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v4i1.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan perputaran kas dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), periode 2014 sampai dengan 2017. Perusahaan yang menjadi obyek penelitian ini sebanyak 10 (sepuluh) perusahaan, yang memenuhui kriteria sample yang telah ditentukan. Data dalam penelitian ini adalah data panel, sehingga metode penelitian ini menggunakan estimasi model regresi dengan data panel diantaranya yaitu common effect model, fixed effect model dan random effect model. Selain itu juga di lakukan uji hipotesis parsial serta simultan untuk mengukur pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.  Sedangkan untuk mengukur kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan varian dari variabel terikat menggunakan koefisien determinasi. Analisis data menggunakan software eviews versi 10.
EVALUASI PENGAKUAN, PENGUKURAN DAN PENYAJIAN PENDAPATAN BERDASAR PSAK 23 PADA PT. ANGKASA PURA II (PERSERO) Hasanah, Nur; Siswanti, Tutik
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Bisnis & Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.251 KB) | DOI: 10.35968/jbau.v4i1.262

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah pengakuan, pengukuran, dan penyajian pendapatan PT. Angkasa Pura II (Persero) sudah sesuai dengan PSAK 23. Pendapatan PT Angkasa Pura II (Persero) diakui pada saat jasa diserahkan, baik yang langsung dibayar atau melalui terbit invoice terlebih dahulu. Pendapatan PT Angkasa Pura II (Persero) diukur berdasarkan tarif yang berlaku dikalikan dengan pelayanan jasa yang diberikan. Selanjutnya menjadi dasar dalam pembuatan invoice sebagai imbalan atas jasa yang diberikan.Pendapatan yang telah dilakukan pengakuan, pengukuran akan disajikan dalam laporan keuangan, yaitu dalam Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus Kas