Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memahami Hadis Tentang Isbal Ummi, Za'im Kholilatul
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol 10 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Jurusan Ushuluddin Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v10i2.3080

Abstract

Kajian mengenai hadis sampai saat ini telah mengalami perkembangan. Mulai dari pembahasan mengenai kualitas sampai makna yang terkandung di dalam teksnya. Teks hadis mampu dipahami dengan tepat jika menggunakan kajian pemahaman hadis. Salah satunya adalah dengan menggunakan pendekatan hermeneutik. Tulisan ini mengulas sebuah kitab syarah hadis yang sangat terkenal dan banyak digunakan sebagai rujukan. Kitab syarah ini dikenal sebagai kitab syarah terbaik karena Imam Nawawi tidak hanya mengutip dan mencantumkan pendapat-pendapat ulama saja, tetapi juga memberikan penjelasan tambahan mengenai ilmu pengetahuan terkait. Hal yang melatar belakangi penulisan syarah ini adalah adanya kesadaran Imam Nawawi terhadap menurunnya minat masyarakat pada masa itu terhadap kajian hadis.Pemilihan kitab Sahih Muslim ini, karena kitab ini termasuk dua adalah dua kitab hadis yang dianggap paling sahih dan mempunyai otoritas paling tinggi di dalam dunia ilmu pengetahuan Islam. Dalam menulis kitab ini Imam Nawawi mengikuti sistematika penulisan Imam Muslim. Adapun metode yang digunakan adalah metode muqaran dengan bentuk pemaparan bi al-ma’tsur. Imam Nawawi menggunakan pendekatan bahasa, pendekatan teologis, pendekatan sosio-hitoris, pendekatan psikologi, dan pendekatan antropologi yang dapat diterapkan dalam memahami hadis Nabi.
ANARKISME EPISTEMOLOGIS PAUL KARL FEYERABEND SEBAGAI KRITIK ATAS OBJEKTIVISME ILMU PENGETAHUAN MODERN Ummi, za'im Kholilatul
JURNAL PUSAKA : Media Kajian dan Pemikiran Islam Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi 13
Publisher : LPPI Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/ps.v7i1.225

Abstract

Abstract This paper discusses the thoughts of Paul Karl Feyerabend who criticized science which at the time was equated with religion. That everyone is required to believe and have the same way of thinking. Feyerabend then initiated the theory of epistemological anarchism as a form of his criticism of the position of science. The anarchism of knowledge carried by Feyerabend is a form of criticism of the establishment of a method in science, he called against method (anti-method) and criticism of its practice or function and position of science in society is called against science (anti-science). In his thinking, there are two things proposed by Feyerabend as his principle, namely the proliferation theory and the principle of anything goes. Feyerabend's thoughts in this matter are outlined in his book which is published under the title Against Method. Through the principles in Feyerabend's epistemological anarchism theory, it can be understood that the implication that comes from it is the pluralism of methods. Given Feyerabend anti against one method that is considered superior.Key Words: Paul Feyerabend, Criticism, Epistemological Anarchism, Pluralism.