Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI KOTA BUKITTINGGI Afriyanti, Detty
Menara Ilmu Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v14i1.1859

Abstract

The reason for the high number of maternal mortality rates in the city of Bukittinggi is anemia in pregnancy. Mandiangin Health Center is ranked the second highest incidence of anemia which is as many as 29 Pregnant Women. The purpose of this study is the risk factors associated with the incidence of anemia in pregnant women in the city of Bukittinggi. The research design used was descriptive analytic with cross sectional approach. The population is the total number of Pregnant Women who live in the working area of the Mandiangin Health Center as many as 56 people with a total sampling technique, which was conducted in March to May 2019. Based on the results of the study, obtained a significant relationship between the incidence of anemia with economic status (p = 0.033), education (p = 0.025), employment (p = 0.048), age (p = 0,000), parity (p = 0,000), and nutritional status (p = 0.001)
PERBEDAAN PERAWATAN TALI PUSAT MENGGUNAKAN METODE TOPIKAL ASI DAN METODE TERBUKA TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEBUNHANDIL KOTA JAMBI TAHUN 2023 Supriyaningsih, Leni; Noflida Putri, Resti; Afriyanti, Detty
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 1 No. 1 (2025): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.1.1.33

Abstract

Penyebab kematian neonatal tertinggi disebabkan oleh komplikasi kejadian intraparum tercatat sebesar 28,3, dimana infeksi BBL sebesar 7,3%, infeksi BBL salah satunya dipengaruhi oleh perawatan tali pusat (Kemenkes RI, 2019). Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan perawatan tali pusat topikal ASI dan perawatan tali pusat terbuka tehadap lama pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi Tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yaitu dengan desain quasi experiment. Desain yang digunakan adalah bentuk only post test two group. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil pada bulan Agustus Tahun 2023 s/d Maret Tahun 2024. Populasi pada penelitian ini adalah bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Tahun 2024. Sampel penelitian adalah 20 responden. Kelompok perawatan tali pusat topikal ASI sebanyak 10 bayi dan Kelompok perawatan tali pusat terbuka sebanyak 10 orang. Data dianalisis dengan uji independent sample t-test. Hasil penelitian rata-rata lama pelepasan tali pusat kelompok topikal ASI 6,20 dengan lama pelepasan minimum 5 hari dan maksimum 8 hari. Sedangkan kelompok tali pusat terbuka rata-rata 6,90 dengan minimum lama pelepasan 5 hari dan maksimun 8 hari. Hasil Uji Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa nilai p-value 0,140 (<0,05) dengan demikian Ho diterima. Kesimpulan penelitian yaitu tidak terdapat perbedaan perawatan tali pusat topikal ASI dan perawatan tali pusat terbuka terhadap lama pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Disarankan orangtua untuk lebih paham tentang perawatan tali pusat yang lebih efektif digunakan pada bayi baru lahir.