Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research) yang dilakukan dengan 2 siklus secara kolaboratif antara peneliti (guru kelas V) dan teman sejawat. Data penelitian berupa informasi tentang proses dan hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan dan pencatatan setiap tindakan dalam pembelajaran IPA di kelas V SD 15 Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V. Objek dalam penelitian ini adalah pembelajaran IPA dengan menggunakan Media Tiga Dimensi dengan materi organ pernapasan manusia adalah salah satu materi pembelajaran IPA yang sulit dipahami oleh siswa. Hasil penelitian menggambarkan 1) Perencanaan pembelajaran IPA di kelas V SD dengan menggunakan Media Tiga Dimensi dituangkan dalam bentuk RPP yang komponen penyusunnya terdiri dari standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, proses pembelajaran, metode pembelajaran, media dan sumber pembelajaran, serta penilaian pembelajaran. 2) Pelaksanaan pembelajaran IPA dengan menggunakan Media Tiga Dimensi terdiri dari kegiatan awal pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran, dan kegiatan akhir pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran IPA dengan menggunakan Media Tiga Dimensi dilaksanakan dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan. 3) Hasil belajar siswa dengan menggunakan Media Tiga Dimensi dalam pembelajaran IPA di kelas V meningkat. pada siklus II siswa sudah mencapai standar ketuntasan belajar, dimana siswa yang mendapat nilai ?70 berjumlah 23 orang dan yang mendapat nilai ?70 berjumlah 2 orang dari jumlah siswa keseluruhannya 25 orang. Berarti siswa yang mencapai standar ketuntasan belajar adalah 92% dan siswa yang belum tuntas 8%. Merujuk pendapat Kunandar bahwa pembelajaran dikatakan tuntas apabila setiap materi pembelajaran dapat terlaksana dengan baik oleh siswa apabila ia mencapai nilai 75%, dapat disimpulkan pembelajaran pada pertemuan ini sudah mencapai ketuntasan belajar.