-, Liana
Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 040551 LAU PAKAM TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Emaslim Arios; Liana,S.Pd., M.Hum
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3507

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar  siswa pada pembelajaran kosakata melalui model pembelajaran scramble di SD Negeri 040551 Lau Pakam. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 20  siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdapat satu kali pertemuan. Teknik yang digunakan adalah observasi dan tes. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui rata-rata hasil belajar siswa dengan menentukan pada ketuntasan individu, ketuntasan klasikal, dan rata-rata hasil belajar siswa sesuia dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 70.Hasil penelitian yang dilakukan pada pre-tes diperoleh hasil pelaksanaan pembelajaran pada aktivitas guru yaitu 63,5 dengan kategori cukup dan hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I diperoleh hasil pelaksanaa pembelajaran pada aktivitas guru yaitu 66,4 dengan kategori cukup, sedangkan pada aktivitas sisa yaitu nilai 79,9 dengan kategori baik. Ketuntasan hasil belajar siswa diperoleh, ketuntasan hasil belajar siswa individu sesuai KKM yang ditetapkan yaitu 70, siswa yang tuntas 7 orang sedangkan yang tidak tuntas 13  orang. Hasil belajar klasikla diperoleh siswa yang tuntas 35% dan yang tidak tuntas 65%, nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 59,9 dengan hasil belajar siswa pada siklus I belum sangat maksimal, dengan demikan maka dilanjutkan pada siklus selanjutnya. Hasil penelitian pada siklus II diperoleh hasil pelaksanaa pembelajaran pada ativitas guru yaitu 76% dengan kategori baik, sedangkan pada aktivitas siswa yaitu nilai 76 dengan kategori baik. Ketuntasan hasil belajar siswa secara individu siswa yang tuntas 19 orang sedangkan yang siswa yang tidak tuntas 1 orang.          Hasil belajar siswa secara klasikal diperoleh siswa yang tuntas 95%dan siswa yang tidak tuntas 5% nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II meningkat yaitu 88,4 %. Kata  Kunci: Peningkatan Penguasaan Kosakata, Model Pembelajaran Scramble.
ANALISIS KESULITAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PROSES PENILAIAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SESUAI KURIKULUM 2013 DI SMA RK SERDANG MURNI LUBUK PAKAM Novi Sijabat; Liana,S.Pd., M.Hum
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru mata pelajaran bahasa Indonesia dalam melaksanakan proses penilaian hasil belajar Bahasa Indonesia sesuai Kurikulum 2013 (K13) di SMA RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Dalam penelitian ini diuraikan jenis kesulitan yang dialami guru dan solusi alternatif untuk penyelesaian masalahnya mulai dari proses penilaian dan pelaksanaan penilaian. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan terhadap 3 informan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan beberapa kesulitan sebagian guru dalam hal: memahami sebagian dokumen, silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan beberapa model pembelajaran K13; pengintegrasian PPK, C4, HOTS, dan literasi dalam RPP; menerapkan penetapan kriteria KKM; pengolahan nilai karena banyaknya kriteria dan indikator; pelaksanaan penilaian sikap dan keterampilan; pelaporan nilai, terutama dalam pelaporan dengan sistem/aplikasi; serta penerapan pemanfaatan dan tindak lanjut hasil penilaian. Solusinya diberi pelatihan dan langsung diterapkan secara konsisten dan kontiniu. Berdasarkan simpulan hasil penelitian, implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif dalam mengembangkan pengetahuan, sumbangan pemikiran, dan masukan positif bagi dunia pendidikan khususnya dalam melaksanakan peran sebagai seorang guru dalam mengatasi kesulitan dalam proses penilaian dan pelaporan nilai sesuai K13 pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam melaksanakan penelitian ini, peneliti masih memiliki keterbatasan karena pembelajaran dilakukan dengan daring sehingga sulit dilakukan observasi berdampak sebagian data masih kurang akurat, keterbatasan jumlah informan, dan beberapa informan yang kurang serius.                                                                                                                                                                                                                                              Kata kunci: Kesulitan Guru, Penilaian Hasil Belajar, Kurikulum 2013 (K-13)