Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Industrial

Single Phase Variable Frequency Drive (VFD) Inverter menggunakan Arduino ATmega328 sugiono, judi prajetno
Industrial & System Engineering Journals (ISEJOU) Vol. 2 No. 2 (2024): ISEJOU, Vol 2, No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/isejou.v2i2.628

Abstract

Kehidupan manusia saat ini adalah kehidupan yang lebih baik dan akan menjadi lebih baik.Fenomena ini muncul akibat terjadinya percepatan teknologi yang menghasilkan pemenuhan kepentingan. Termasuk Kebutuhan listrik menjadi semakin kritis, peningkatan kapasitas maupun peningkatan efisiensi (dalam banyak indicator) harus diperjuangkan. Akan tetapi Potensi kehilangan daya listrik mungkin sekali ikut membesar mengingat tegangan yang diberikan adalah tegangan tinggi sedangkan beban menggunakan tegangan rendah – dibutuhkan konversi tegangan; Pengadaan peralatan dari desain awal sudah seharusnya memperhitungkan hal ini. Desain peralatan penyedia listrik setidaknya memberikan empat bentuk konversi, yaitu Rectifier, Inverter, Chopper dan cyclo-converter. Secara teoritis hanya rectifier dan inverter yang memenuhi kebutuhan umum penyediaan listrik, tetapi dari sisi ukuran ekonomis desain berbasis inverter lebih disukai. Inverter adalah perangkat yang mengubah tegangan input DC menjadi tegangan output AC. Perubahan ini seperti menggunakan sebuah switch yang bergetar dengan frekuensi tertentu, mirip dengan proses sampling pada sebuah gelombang. Karena itu inverter seperti ini disebut sebagai Variable Frequency Drive (inverter VFD). Hal yang menarik perhatian adalah menggunakan proses switching dengan gelombang sinusoidal. Bentuk ini disebut dengan Sinusoidal Pulse Width Modulation (s-PWM). Bentuk rancangan s-PWM dalam penelitian ini menggunakan topologi unipolar yang mana cara ini sudah cukup idak derelukan menggunakan topologi bipolar. Sedangkan untuk mencecgah terjadinya shoot-through dilakukan dengan menggunakan pergeseran offset suatu nilai SPWM. Pergeseran offset terbaik adalah 11 dengan index modulasi 88. Hasil uji coba perangkat inverter VFD yang dibuat mampu mengatur frekuensi dari 25 Hz sampai dengan 50 Hz, dan menghasilkan efisiensi 78.32% -80.97% dengan THD 1.25% - 1.64% Kata Kunci: Inverter, VFD, SPWM, THD,
Rekayasa mutu sepatu boot air dengan robust design sugiono, judi prajetno
Industrial & System Engineering Journals (ISEJOU) Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No. 1 (2025): ISEJOU, Vol 4, No 1 Desember 2025
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan sepatu boot air makin meningkat seiring dengan area pekerjaan yang semain luas dan varian pekerjaan yang semakin banyak. Karena itu banyak pabrikan sepatu boot air meningkatkan memasang injection molding machine agar produk yang dihasilkan meningkat. Mesin yang menjadi obyek penelitian disini adalah jenis rotary dual injection machine yang mampu membuat sepatu dengan dua bahan berbeda (misal warna bagian atas dan warna sol sepatu). Kesulitan yang muncul dalam mesin injection adalah jumlah parameter yang harus dihitung cukup banyak mencapai 11 parameter yang nilainya tidaklah sama antara shift I dan shift II. Operator dan teknisi harus menguasai dengan benar parameter-parameter  ini agar tidak mengulang setup sampai berulang kali, membuat waktu setup menjadi lama.Agar mendapatkan hasil injeksi boot air yang bermutu tinggi tersebut diperlukan suatu perencanaan eksperimen guna mendapatkan nilai-nilai parameter yang tepat dan dapat mengurangi efek dari variabilitas dengan menggunakan suatu metode perancangan yang berprinsip pada rekayasa mutu yaitu metode robust design. Metode ini tdak beerusaha untuk menghilangkan noise tetapi menjaganya agar tetap kecil dibandingkan dengan Sinyal.Melalui metode robust design ini diharap mampu memperbaiki pengaturan mesin injeksi boot air sehingga didapatkan hasil injeksi boot air yang baik dan tepat serta hasil perancangan dapat diaplikasikan secara langsung pada proses manufaktur. Langkah yng dilakukan adalah merekayasa pengaturan mesin injeksi boot air dengan mennetukan karakteristik mutu, factor control dan factor noise. Kemudian melakukanksperimen dengan menggunakan matrik orthogonal dan analisa data signal to noise ratio (S/N ratio). Kata Kunci: Sepatu boot air, injection molding machine, Signal to Noise Ratio, decibel, Taguchi,