Endrawati, Lilik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS HACKING BLACK CAMPAIGN PEMILIHAN PRESIDEN 2014 di FACEBOOK Endrawati, Lilik
Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Vol 1, No 3 (2014): Nilai dalam Pembelajaran
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/metafora.v1n3.p18-31

Abstract

The study is to apply the concept of power/ knowledge Michel Foucault to examine black campaign presidential election 2014.Using perspective the Foucault these phenomena can be understood not merely causation black campaign. However, using the power and knowledge could be used to dissect the Foucault knowledge built by investors who wanted black campaign. Successful teams and even the supporters of the two camps, which are strongholds of Former stronghold Prabowo-Hatta and Jokowi-Jk battlefield mutual borrowing terms Foucault “discourse” to win the meaning of reality that is constructed. It is therefore interesting to research this further investigated. This study uses research methods online (Online Research Method [ORMs]) analysis approach to hacking developed by M. Jacky. Analysis of hacking (hacking analysis) is the new pendekataan in the online research that is used to understand social reality of virtual internet users (Netter). By using the analytical approach to hacking can dissect the construction or the discourse of discursive and non-konstruksif of virtual reality black campaign. Engineering data collection done by identifying a non-discursive discourse, discursive, as well as the jargon file.By using the analytical approach to hacking can dissect the construction or the discourse of discursive and non-konstruksif of virtual reality black campaign. Engineering data collection done by identifying a non-discursive discourse,discursive, as well as the jargon file.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN CONTEXTUAL AND TEACHING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 3 DI SMA NEGERI 1 SOKO Endrawati, Lilik
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 3 No 1 (2018): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.113 KB) | DOI: 10.33086/ehdj.v3i1.87

Abstract

Studi ini menerapkan metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Studi ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa XI IPS 3 SMA Negeri 1 Soko. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui dan dipahami dengan menggunakan metode Contextual and Teaching Learning (CTL) motivasi belajar meningkat dengan dibuktikan siswa aktif dalam pembelajaran. Selain itu, dalam melakukan eksplorasi, inkuiri, evaluasi, dan generalisasi terhadap masalah dalam materi pembelajaran siswa cenderung tekun. Lebih lanjut siswa juga menunjukkan minatnya terhadap pemecahan masalah. Sesuai dengan pendapat A.M. Sardiman (2003:83) motivasi memiliki beberapa ciri, salah satunya tekun menghadapi tugas (dapat bekerja terus menerus dalam waktu yang lama, tidak pernah berhenti sebelum selesai). Ciri yang lain yakni, mewujudkan minat terhadap pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan motivasi belajar mulai dari pra-siklus, siklus I sampai pada siklus II. Data yang diperoleh dari hasil observasi awal (pra-siklus) menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Soko motivasi tinggi sebanyak 19,36%. Sedangkan tingkat skala motivasi situasional pada siklus I yakni kategori motivasi belajar siswa tinggi sebanyak 45,16%. Peningkatan motivasi terlihat signifikan pada proses pembelajaran siklus II. Kategori motivasi belajar siswa tinggi pada siklus II sebanyak 87,10%. Berdasarkan hasil penelitian, selain ada peningkatan motivasi belajar siswa, juga ada peningkatan hasil belajar siswa dari pra-siklus, siklus I dan siklus II. Data perolehan hasil belajar pra-siklus dapat diidentifikasi peserta didik yang memperoleh nilai tuntas 3 orang atau setara dengan 11,11%. Sedangkan pada siklus I data dapat diidentifikasi peserta didik yang memperoleh nilai tuntas 12 orang atau setara dengan 38,70%. Peningkatan hasil belajar secara signifikan hasil belajar siswa yakni pada siklus II. Berdasarkan data dapat diidentifikasi siswa yang memperoleh nilai tuntas 29 orang atau setara dengan 93,55%.