This Author published in this journals
All Journal Psikologi Prima
Hasan, Aliah B Purwakania
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP SELF-EFFICACY PENYALAHGUNA NAPZA PADA TAHAP RE-ENTRY DI BALAI BESAR REHABILITASI BNN LIDO SUKABUMI Hasan, Aliah B Purwakania
Psikologi Prima Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v2i2.882

Abstract

This study aims to determine whether there is any effect of family support for the self-efficacy of drug users in a large hall rehabilitation BNN Lido Sukabumi and how much influence the social support. The theory used in this study is Albert Bandura's theory that addresses self-efficacy and Friedman's theory that addresses family support. Population and sample used in this study is resident rehabilitated at the stage of re-entry in rehabilitation BNN Lido amounted to 41 people with the use of non-probability sampling that the saturation sampling and questionnaire as a data collection tool. The results were that the requirements of normality with significant value for the variable of social support 0.733 and 0.937 for the variable self-efficacy otherwise normal, social support variable reliability values are 0.8998 and 0.8883 for the variable self-efficacy. The results obtained by using simple linear regression test showed that there is influence of social support for the self-efficacy of drug users, with a significance value of 0.000 (0.000 <than 0.05), meaning that the higher the social support that is given to the maximum will produce good self-efficacy.
GAMBARAN PROSES GRIEVING PADA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI KEHILANGAN ANGGOTA KELUARGA AKIBAT VIRUS COVID-19 Hasan, Aliah B Purwakania; Dwiartyani, Adelia; Arief, Hanifah
Psikologi Prima Vol. 4 No. 1 (2021): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v4i1.1864

Abstract

Pandemi COVID-19 telah merenggut banyak jiwa dan meninggalkan dunia dengan duka atau grieving yang besar. Pada dewasa awal cenderung menghadapi proses grieving yang intens dan berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses grieving pada dewasa awal yang mengalami kehilangan anggota keluarga akibat virus COVID-19. Penelitian ini menggunakan teori empat tugas proses grieving yang dikemukakan oleh William Worden. Subjek penelitian ini berjumlah 3 orang wanita yang merupakan dewasa awal yang berusia 22-23 tahun yang mengalami kehilangan anggota keluarga akibat virus COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi, dengan teknik pengambilan data observasi dan wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subjek mampu menyelesaikan empat tugas proses grieving dengan cara yang berbeda walaupun berada di era pandemi dimana tidak bisa berkomunikasi dengan langsung dengan orang-orang terdekat, tidak dapat menyaksikan pemakaman almarhum, tidak dapat mendampingi almarhum pada terakhir kalinya, bahkan terkena musibah lain seperti anggota keluarga lain juga terkena COVID atau ayah meninggal seminggu setelah ibu meninggal terkena COVID. Para subjek mampu melewati proses grieving karena beberapa hal yaitu adanya keyakinan dan kemauan yang terdapat dari diri sendiri, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta memiliki pekerjaan yang membantu mengalihkan fokus mereka atas kesedihannya.