Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABEPANTAI KOTA JAYAPURA Dondi, Siana; Maryam
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2022): Vol. 10. No. 1, Januari 2022
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v10i1.222

Abstract

Latar belakang : Penularan HIV pada bayi lebih dari 90% tertular dari ibu HIV positif. Penularan tersebut dapat terjadi pada masa kehamilan, saat persalinan dan selama menyusui. Kurangnya pengetahuan, sikap, paritas, dukungan suami dan dukungan petugas kesehatan akan berdampak pada upaya pencegahan penularan HIV oleh ibu hamil ke bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan upaya ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari Ibu ke Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Abepantai Kota Jayapura. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskripitif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah yang melakukan skrining HIV pada bulan November – Desember 2019 sebanyak 51 orang dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang secara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan hasil data rekam medik dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil : diperoleh bahwa factor-faktor yang berhubungan dengan upaya ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi di wilayah kerja Puskesmas Abepantai Kota Jayapura adalah pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,004), dan dukungan petugas kesehatan (p-value 0,026). Sedangkan faktor yang yang tidak berhubungan dengan upaya ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari dari ibu ke bayi di wilayah kerja Puskesmas Abepantai Kota Jayapura adalah paritas (p-value 0,743) dan dukungan suami (p-value 0,070). Kesimpulan : faktor yang berhubungan dengan pencegahan penularan HIV adalah pengetahuan, sikap, dukungan petugas kesehatan. Saran : Kurangnya upaya ibu hamil dalam mencegah penularan HIV dari ibu ke bayi disebabkan karena kurangnya pengetahuan, sikap dan dukungan petugas kesehatan, sehingga disarankan petugas Puskesmas lebih meningkatkan penyuluhan tentang penyakit HIV dan penularannya dari ibu ke bayi.
Peningkatan Pengetahuan dan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Setelah Pemberian Penyuluhan dan Pemanfaatan Buah Bit Wijayanti, Ika; Dondi, Siana; Sihombing, Santa Erina Louise; Rerey, Heni Voni; Mawene, Eyllonggia
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022283

Abstract

Anemia is a common problem in the world. Anemia in pregnant women is caused by blood dilution or hemodilution. Handling of anemia in pregnant women can be done with 2 treatments, namely pharmacological and non-pharmacological. One of the efforts to increase HB levels is by using beetroot herbal plants (Beta vulgaris L). Service activities in the form of counseling and measuring hemoglobin levels before and after consumption of beets for 7 days. The data collection technique used is a total sampling technique, namely all pregnant women who experience anemia in the nolokla and asei small villages in September 2021. After counseling pregnant women, the knowledge of pregnant women has increased. Hemoglobin levels in pregnant women increased after an intervention by consuming beets for 7 days. This service activity is expected to increase maternal knowledge so that it can reduce the incidence of anemia, especially in mothers during pregnancy. Abstrak: Anemia merupakan masalah yang umum terjadi di dunia. Anemia pada ibu hamil disebabkan darah mengalami pengenceran atau hemodilusi. Penanganan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan 2 penanganan yaitu dengan farmakologis dan non farmakologis. Upaya meningkatkan kadar HB salah satunya dengan tumbuhan herbal buah bit (Beta vulgaris L). Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan pengukuran kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi buah bit selama 7 hari. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik sampling total yaitu semua ibu hamil yang mengalami anemia di kampung nolokla dan asei kecil bulan September 2021. Setelah dilakukan penyuluhan kepada ibu hamil, pengetahuan ibu hamil mengalami peningkatan. Kadar haemoglobin pada ibu hamil mengalami kenaikan setelah dilakukan intervensi dengan mengkonsumsi buah bit selama 7 hari. Kegiatan pengabdian ini diharapkan pengetahuan ibu dapat meningkat sehingga dapat mengurangi angka kejadian anemia terutama pada ibu selama kehamilan.