Artayasa, I Wayan
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI SEKOLAH DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI DHARMAGITA DI SMK KHARISMA, MENGWI, BADUNG Artayasa, I Wayan
Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/klgw.v10i1.1398

Abstract

Sebagai Sekolah Kejuruan yang nota bena adalah siswa yang berjiwa interprenersif sangat sulit untuk menanamkan karakter dari segi agama, kearifan lokal apalagi dengan megeguritan atau mekidung karena pada zaman sekarang serba modern dan serba spontan apalagi perkembangan yang sangat pesat yaitu perkembangan IT. Perkembangan IT sangat cepat mempengaruhi sehingga banyak siswa yang terjerumus ke hal positif maupun negatif. Para guru, pihak sekolah sangat sulit menerapkan atau mengajarkan, mendidik dengan Dharmagita karena banyak siswa yang menganggap bahwa Dharmagita tersebut kuno, tradisonal, katrok dan lain sebagainya. Padahal dalam Dharmagita terkandung kalimat yang bermakna dalam hidup ini. Dengan adanya strategi sekolah untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa di SMK Kharisma tertarik untuk diteliti, sehingga dapat dirumuskan masalahnya dengan rumusan masalah 1) Bagaimanakah Bentuk Dharmagita Dalam Menanamkan Karakter Siswa Di SMK Karisma Mengwi Badung ? 2) Bagaimana Strategi Sekolah Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Siswa SMK Karisma Mengwi Badung ? sebagai rambu-rambu atau meramal untuk menjawab rumusan masalah maka teori yang digunakan adalah ; Teori Perubahan Sosial, Teori Fakulti. Dengan metode pengumpulan data ; observasi langsung, wawancara tidak berstruktur, pustaka, dokumentasi. Serta tehnik analisis data menggunakan : Pengelompokan Data, Reduksi Data, Transformasi Data, Pengecekan Keabsahan temuan, Penyajian Data, Penyimpulan dan Verifikasi.Hasil penelitian yang didapatkan adalah Kidung yang diberikan di SMK Kharisma Mengwi Badung dengan menyampaikan nilai-nilai karakter yang terkandung didalamnya, karena dengan cerita-cerita yang terdapat dalam kidung tersebut suasana menjadi baik, hening, dan mudah diresapi oleh Siswa. Selain itu juga yang paling sering diberikan di SMK Kharisma, Mengwi, Badung dan sekaligus latihan mengidungkan yaitu dalam persembahyangan         Strategi Pembelajaran Individual ;  Siswa yang mengalami kesulitan, seorang guru terutama guru Agama Hindu membimbing secara pribadi atau individu dalam artian guru Dharmagita mengajari, memberitahukan dengan satu persatu sampai bisa, kalau sudah bisa kemudian lagi dilakukan dengan bersama-sama         Strategi dengan Persahabatan Seorang Guru Dharmagita dalam pergaulannya sehari-hari dengan menganggap Siswa sebagai sahabat, karena selalu sebagai sahabat maka Siswa tersebut merasa  nyaman, tidak sungkan untuk bertanya, lebih aktif, tidak ada keragu-raguan. Para Siswa bebas mengemukakan unek-uneknya yang ditanggapi dengan iklas, senyum, oleh gurunya.
AJARAN BHATARA SIWA DALAM LONTAR ANDHA BHUWANA KAJIAN PENDIDIKAN KARAKTER Artayasa, I Wayan
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/gw.v8i1.1866

Abstract

Ajaran-ajaran Bhatara Siwa banyak mengandung nilai-nilai moral, etika, dan susila. Nilai tersebut sangat baik diterapkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini termuat dalam teks-teks Agama Hindu Bali khususnya naskah lontar. Dari zaman dahulu hingga zaman sekarang keberadaan naskah lontar untuk dipelajari dan diteliti terus berkembang untuk mengungkapkan nilai-nilai pendidikan karakter. Dalam ajaran Agama Hindu salah satunya disampaikan melalui cerita-cerita atau tutur-tutur. Pendidikan karakter tersebut disampaikan agar umat manusia diberikan gambaran-gambaran pengetahuan, antara kebaikan dengan ketidakbaikan, sehingga nantinya manusia dapat memilih mana yang baik mana yang buruk. Kedua perbuatan baik dan buruk membawa konsekuensi masing-masing, yang tentunya semua Agama mengharapkan agar manusia selalu berbuat kebaikan. Lontar Andha Bhuwana berisikan cerita tentang ajaran Bhatara Siwa yang sangat perlu dicermati karena berisi percakapan orang tua sebagai ayah (Bhatara Siwa), sebagai ibu (Bhatara Giri Putri), dan sebagai anak (Bhatara Gana/Ganesa). Cerita ini sangat relevan sebagai cerminan dalam mendidik khususnya pendidikan karakter dan memiliki makna dalam membentuk keharmonisan berumah tangga. Kewajiban sebagai anak berbhakti kepada orang tua, Mensyukuri kehidupan, dan Penyucian diri (pangruatan) serta harmonisasi alam.Kata Kunci : Ajaran Bhatara Siwa, Andha Bhuwana, Pendidikan Karakter.
STRATEGI SEKOLAH DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI DHARMAGITA DI SMK KHARISMA, MENGWI, BADUNG Artayasa, I Wayan
Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/klgw.v10i1.1398

Abstract

Sebagai Sekolah Kejuruan yang nota bena adalah siswa yang berjiwa interprenersif sangat sulit untuk menanamkan karakter dari segi agama, kearifan lokal apalagi dengan megeguritan atau mekidung karena pada zaman sekarang serba modern dan serba spontan apalagi perkembangan yang sangat pesat yaitu perkembangan IT. Perkembangan IT sangat cepat mempengaruhi sehingga banyak siswa yang terjerumus ke hal positif maupun negatif. Para guru, pihak sekolah sangat sulit menerapkan atau mengajarkan, mendidik dengan Dharmagita karena banyak siswa yang menganggap bahwa Dharmagita tersebut kuno, tradisonal, katrok dan lain sebagainya. Padahal dalam Dharmagita terkandung kalimat yang bermakna dalam hidup ini. Dengan adanya strategi sekolah untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa di SMK Kharisma tertarik untuk diteliti, sehingga dapat dirumuskan masalahnya dengan rumusan masalah 1) Bagaimanakah Bentuk Dharmagita Dalam Menanamkan Karakter Siswa Di SMK Karisma Mengwi Badung ? 2) Bagaimana Strategi Sekolah Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Siswa SMK Karisma Mengwi Badung ? sebagai rambu-rambu atau meramal untuk menjawab rumusan masalah maka teori yang digunakan adalah ; Teori Perubahan Sosial, Teori Fakulti. Dengan metode pengumpulan data ; observasi langsung, wawancara tidak berstruktur, pustaka, dokumentasi. Serta tehnik analisis data menggunakan : Pengelompokan Data, Reduksi Data, Transformasi Data, Pengecekan Keabsahan temuan, Penyajian Data, Penyimpulan dan Verifikasi.Hasil penelitian yang didapatkan adalah Kidung yang diberikan di SMK Kharisma Mengwi Badung dengan menyampaikan nilai-nilai karakter yang terkandung didalamnya, karena dengan cerita-cerita yang terdapat dalam kidung tersebut suasana menjadi baik, hening, dan mudah diresapi oleh Siswa. Selain itu juga yang paling sering diberikan di SMK Kharisma, Mengwi, Badung dan sekaligus latihan mengidungkan yaitu dalam persembahyangan         Strategi Pembelajaran Individual ;  Siswa yang mengalami kesulitan, seorang guru terutama guru Agama Hindu membimbing secara pribadi atau individu dalam artian guru Dharmagita mengajari, memberitahukan dengan satu persatu sampai bisa, kalau sudah bisa kemudian lagi dilakukan dengan bersama-sama         Strategi dengan Persahabatan Seorang Guru Dharmagita dalam pergaulannya sehari-hari dengan menganggap Siswa sebagai sahabat, karena selalu sebagai sahabat maka Siswa tersebut merasa  nyaman, tidak sungkan untuk bertanya, lebih aktif, tidak ada keragu-raguan. Para Siswa bebas mengemukakan unek-uneknya yang ditanggapi dengan iklas, senyum, oleh gurunya.