Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh literasi keuangan dan strategi pendanaan terhadap peningkatan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara Hendry, Raja Saul Marto
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1070

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan strategi pendanaan terhadap peningkatan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, baik secara parsial maupun simultan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif inferensial dengan populasi 120 UMKM di Kecamatan Kualuh Hulu. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 5%, menghasilkan 92 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas), serta analisis regresi linier berganda dengan SPSS. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, literasi keuangan (t-hitung = 1,998 > t-tabel = 1,66; sig. = 0,049) dan strategi pendanaan (t-hitung = 2,267 > t-tabel = 1,66; sig. = 0,026) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja UMKM. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja UMKM (F-hitung = 5,032 > F-tabel = 3,10; sig. = 0,009) dengan kontribusi sebesar 10,2% (R² = 0,102), sedangkan 89,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Keterbatasan penelitian – Penelitian terbatas pada jumlah variabel independen yang hanya dua (literasi keuangan dan strategi pendanaan) dan lokasi penelitian yang hanya di satu kecamatan (Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara), sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan ke daerah lain. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berpotensi mengandung bias persepsi responden. Implikasi – Secara praktis, pihak Kecamatan Kualuh Hulu dan pelaku UMKM perlu meningkatkan literasi keuangan melalui pelatihan pembukuan, perhitungan laba-rugi, dan pemahaman kewajiban pajak, serta memperkuat strategi pendanaan melalui diversifikasi sumber dana dan pengelolaan struktur modal yang optimal. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat konsep bahwa literasi keuangan dan strategi pendanaan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja UMKM, mendukung teori bahwa pengelolaan keuangan yang baik berdampak pada profitabilitas dan kelangsungan usaha. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan mengidentifikasi pengaruh strategi pendanaan yang diukur melalui indikator struktur modal, ketergantungan pada utang eksternal, prioritas sumber dana internal, dan fleksibilitas pendanaan terhadap kinerja UMKM—aspek yang belum banyak dikaji dalam konteks UMKM daerah. Temuan ini memperkaya literatur dengan menunjukkan bahwa kombinasi literasi keuangan dan strategi pendanaan yang tepat dapat meningkatkan kinerja UMKM di wilayah dengan potensi pengembangan ekonomi lokal.