Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kehilangan Air Pada Jaringan Irigasi Di Kawasan Pertanian Di Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan Lantara, I Putu Agus Putra; Restele, La Ode; Karim, Jufri; Iradat Salihin, Laode Muh.
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 4, No 1 (2020): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v4i1.11882

Abstract

Abstrak: Analisis Kehilangan Air sangat penting dalam menunjang kawasan pertanian. Kecamatan Mowila merupakan salah satu yang berpotensi untuk penggunaan lahan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui seberapa besar terjadinya kehilangan air pada saluran irigasi, (2) mengetahui persebaran titik terberat terjadinya kehilangan air pada saluran irigasi. Penelitian ini menggunakan metodeDebit Masuk - Debit Keluar. Data- data yang digunakan  dalam analisis ini adalah data primer berupa data kecepatan aliran dengan pelampung untuk saluran primer, sekunder dan tersier.Data sekunder yaitu data evaporasi 5 tahun terakhir dari Stasiun Klimatologi Mowila. Hasil analisis menunjukkan kehilangan air  pada saluran primer sebesar 0,01 m³/detik, pada saluran sekunder 1 sebesar 0,01 m³/detik dan pada saluran sekunder 2 sebesar 0,11  m³/detik sedangkan pada saluran tersier 1 sebesar 0,01 m³/detik dan tersier 2 sebesar  0,01 m³/detik. Persebaran titik terberat terjadinya kehilangan air yaitu terjadi pada saluran sekunder. Kata Kunci : Analisis Kehilangan Air, Jaringan IrigasiDOI : 10.5281/zenodo.3875950
Analisis Perubahan Lahan Sawah Areal Pengairan Bendungan Dikaitkan Dengan Ketahanan Pangan nursajidah, nursajidah; Golok Jaya, La Ode Muh.; Iradat Salihin, Laode Muh.
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 5, No 1 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v5i1.16173

Abstract

Abstrak: Konversi lahan pertanian menimbulkan dampak negatif terhadap pembangunan pertanian, sehingga menurunkan kapasitas produksi pertanian, rusaknya sistem pengairan dan hilangnya investasi yang telah ditanamkan dalam membangun jaringan irigasi dan pembuatan teras pematang sawah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perubahan lahan sawah menggunakan Citra Landsat multitemporal; (2) mengetahui pengaruh perubahan lahan sawah areal Bendungan Wawotobi terhadap pemenuhan kebutuhan dan ketahanan pangan. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah: (1) analisis penggunaan lahan dengan metode berbasis objek; (2) analisis estimasi produksi dan kebutuhan beras. Hasil penelitian ini antara lain: (1) perubahan luas lahan sawah tahun 2009 seluas 4.291,6 ha dan meningkat menjadi seluas 7.162,67 ha pada tahun 2018; (2) analisis estimasi produksi tanaman padi pada empat Kecamatan di Kabupaten Konawe dalam areal Pengairan Bendungan Wawotobi, yaitu Kecamatan Pondidaha didapat  sebesar 8.138,99 ton dan kebutuhan beras 837,9 ton/tahun dengan jumlah penduduk 11.970 jiwa, Kecamatan Wonggeduku sebesar 48.416,13 ton dan kebutuhan beras 952,14 ton/tahun dengan jumlah penduduk 13.602 jiwa, Kecamatan Wawotobi sebesar 9.801,20 ton dan kebutuhan beras 1.619,8 ton/tahun dengan jumlah penduduk 23.140 jiwa, dan Kecamatan Unaaha sebesar 1.984,27 ton dan kebutuhan beras 1.821,89 ton/tahun dengan jumlah penduduk 26.027 jiwa.Kata Kunci: Sawah, Perubahan Lahan Sawah, Ketahanan Pangan