Saat ini pengawasan dalam lingkungan sistem sekolah telah menunjukkan jejakseolah-olah lebih menekankan struktur seperti manajemen pendanaan, pemegangsaham, bangunan, dan alat-alat lain dan fasilitas fisik. Sementara yang lainkekurangan pemberitahuan dalam mengontrol terhadap proses belajar mengajar.Kurangnya perhatian ini bergantung pada masalah yang menjadi kendala dalammeningkatkan pengajaran dan kualitas pendidikan. Kepala sekolah sendiriberperan sebagai pendidik, manajer, administrator, pengawas, pemimpin, inovatordan motivator, karena efektivitasnya kunci utama pada aplikasi pengawasanakademik dalam memberdayakan semua sumber potensi sumber, baik operasionalmaupun pribadi. Berkaitan dengan ini kemampuan guru profesional adalah faktorpenting untuk memutuskan dalam menciptakan layanan pengajaran gunapeningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuitentang supervisi akademik dalam manajemen pendekatan sebagai fungsi dimanakepala sekolah membuat perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, danevaluasi yang dilaksanakan kepada guru dengan meningkatkan kualitas dalammengajar siswa di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi karenaobjek yang diuji dapat dilihat dari dua unit kesatuan yang dapat dilihat. Datadikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilpenelitian ini dapat menunjukan bahwa peran Kepala Sekolah sebagai pengawaspendidikan di lingkungan kerja pada umumnya, telah melakukan pengawasanakademik sesuai dengan ketentuan, didukung oleh keterampilan teoretis atau teknisyang dimiliki.Kata Kunci : Manajemen, Pengawasan Dan Kinerja