Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Land Journal

ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DENGAN METODE ALTMAN Z-SCORE SEBELUM DAN SETELAH PANDEMI COVID-19 PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR TRANSPORTASI UMUM YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2020 Maulana, Jaka; Sukwana, Nabila Alkautsaria
LAND JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v5i1.3376

Abstract

Sektor transportasi di Indonesia merupakan salah satu infrastruktur maupun layanan jasa yang dijadikan sebagai penggerak kegiatan perekonomian yang pada waktunya akan menjadi penentu tingkat keunggulan daya saing suatu perekonomian. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena dimana beberapa perusahaan seperti PT Garuda Indonesia Tbk mengalami banyak penurunan keuntungan di masa pandemi covid-19, hal yang sama terjadi pada perum damri dan PT. KAI. Dalam hal ini financial distress sangat berpengaruh dalam perusahaan bersangkutan untuk mengetahui seberapa perlu dilakukannya persiapan sebelum mengalami kebangkrutan dimasa pandemi covid-19. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Dengan pengujian hipotesis menggunakan uji independent t test,, namun sebelum itu dilakukan pengujian normalitas data dengan hasil data berdistribusi normal dan homogen . Perhitungan statistik menggunakan SPSS for windows version 25. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji independent t test adalah tidak terdapat perbedaan antara jumlah perusahaan yang mengalami financial distress sebelum dan setelah pandemi covid-19 tahun 2019-2020
Pengaruh Pengakuan Pendapatan Berdasarkan Psak 72 Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Maulana, Jaka; Susanto, Dinka Mutiafany
LAND JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v5i2.3617

Abstract

Kasus kecurangan pembuatan laporan keuangan tidak bisa di hindarkan. Banyak skandal akuntansi yang menunjukkan praktik penipuan untuk memanipulasi data keuangan terlebihnya dalam akun pendapatan di mana yang seharusnya belum bisa diakui tetapi sudah diakui, padahal harus sesuai dengan standar yang berlaku seperti PSAK. Jika pengakuan pendapatan yang tidak tepat, laporan laba rugi tidak akan mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya, sehingga mengurangi kepercayaan dan validitas laporan keuangan tersebut. Dengan adanya PSAK 72 yang baru diterapkan, penelitian ini bertujuan ingin melihat apakah pengakuan pendapatan atas standar ini dapat mempengaruhi kualitas laba perusahaan. Dalam penelitian ini, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi kriteria tambahan untuk penelitian serupa tentang pengaruh pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK 72 terhadap kualitas laba di perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data yang diolah berasal dari 39 sampel Laporan Keuangan di BEI dan diolah dengan menggunakan IBM SPSS Statistic 25 dengan Uji Normalitas, Uji Product Moment, Uji Regresi Linear Sederhana, Analisis Regresi Linear Berganda, Analisis Koefisien Determinasi dan Uji t. Temuan utama menunjukkan bahwa hasil uji t yang diolah IBM SPSS Statistics 25 mendedikasikan adanya pengaruh negatif antara pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK 72 terhadap kualitas laba perusahaan
Kualitas Audit: Fee Audit Dan Ukuran Kantor Akuntan Publik Maulana, Yana; Maulana, Dikdik; Maulana, Jaka
LAND JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v5i2.3667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh fee audit dan ukuran kantor akuntan publik terhadap kualitas audit. Fee audit dan ukuran kantor akuntan publik merupakan variabel independen sedangkan kualitas audit merupakan variabel dependen. Jumlah sampel yang digunakan adalah 78 perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode penelitian 2021 sampai 2023. Penelitian diolah menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan perusahaan yang berasal dari Bursa Efek Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling sesuai dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan. Data dianalisis dengan model analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini adalah fee audit tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dan ukuran kantor akuntan public berpengaruh terhadap kualitas audit
PENGARUH ASET TETAP DAN MODAL KERJA TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN SEKTOR INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023 Maulana, Jaka; Insani, Nabila Ramdhika Nurul
LAND JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v6i2.4255

Abstract

Every company wants to increase company profits to attract investors so that the company must have financial reports. Companies in maintaining a stable financial statement condition to support company operations need a report, one of which provides details about fixed assets and working capital. This research intends to determine the effect between fixed assets and working capital on the company's net profit. Infrastructure sector companies registered on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The method used method used in this study is a quantitative method with secondary data using the entities’ financial statement data and processed with IBM SPSS Statistic Version 27 with Normality Test, Product Moment Correlation, Multiple Correlation Analysis, Multiple Linear Regression Analysis, Coefficient of Determination, t test, and F test. The results of the t test in this study indicate that fixed assets partially have a positive and significant impact on net income, and working capital partially has a negative and insignificant impact on net income. The outcomes of the f test indicate that fixed assets and working capital simultaneously have a significant impact on net income