Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan model pembelajaran kooperatif pada Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII I MTsN 1 Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus, serta empat tahapnya adalah perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII I MTsN 1 Mojokerto yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa hasil belajar dan aktivitas siswa meningkat melalui Model STAD. Ketersesuaian terhadap indikator keberhasilan adalah mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar matematika yang tercapai oleh siswa. Perolehan meningkatnya rata-rata hasil belajar siswa bisa dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata yang memperoleh saat tes dilaksanakan saat akhir siklus I dan siklus II. Siswa teranggap mengalami peningkatan hasil belajar, apabila nilai rata-rata tes di atas KKM adalah 75 sebanyak 75%, sedangkan pada penelitian tindakan kelas ini mendapatkan rata-rata nilai pra siklus 45,93, sedangkan pada siklus I sebesar 80,7 dan nilai hasil tes akhir siklus II sebesar 89,5. Maka proses pembelajaran ini teranggap berhasil. Karena nilai rata-rata kelas VIII I diatas KKM yaitu 75 dengan persentase ketuntasan lebih dari 75%. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD bisa mengalami peningkatan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas VIII I MTsN 1 Mojokerto. Maka bisa disimpulkan bahwa proses pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran STAD bisa mengalami peningkatan keaktifan siswa.