Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FUNGSI KOMUNIKASI DALAM KELUARGA TERHADAP PERAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (Studi di Kompleks Patina Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor) Hepi Hastuti
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 12 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v12i2.42

Abstract

Latar Belakang Komunikasi dalam kesejajaran yang harmonis antara pria dengan wanita adalah suatu kondisi hubungan kedudukan dan peran yang dinamis antara pria dengan wanita. Pria dan wanita mempunyai persamaan kedudukan, hak, kewajiban dan kesempatan, baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara maupun dalam kegiatan pembangunan di segala bidang (Rahima, Swara, 2006). Tujuan penelitian untuk mengetahui Fungsi Komunikasi Dalam Keluarga Terhadap Peran Laki-Laki Dan Perempuan di Kompleks Patina Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor Metode Penelitian. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik ataupun bentuk hitungan lain (Strauss, 2003:4). Metode penelitian kualitatif dapat digunakan untuk mengungkap dan memahami sesuatu dibalik fenomena, 20 orang. Hasil penelitian. Jumlah responden yang mengatakan bahwa ada pembagian kerja yang jelas antara laka-laki dan perempuan sebanyak 17 responden (85 %), sedangkan jumlah responden yang mengatakan tidak ada pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan sebanyak 3 responden (15 % ). Jumlah responden yang mengatakan ada pembagian kerja yang antara suku yang terbanyak adalah suku Jawa sebanyak 7 responden (41,18 %) sedangkan jumlah responden yang mengatakan tidak ada pembagian kerja yang antara suku yang terbanyak adalah suku makassar sebanyak 1 responden (33,33 % ). Simpulan, Untuk mewujudkan kesetaraan gender pada berbagai level masyarakat perlu dilakukan komunikasi yang didasari komitmen kuat untuk mengangkat perempuan dari kemiskinan struktural mulai dari individu atau diri sendiri, masyarakat, Negara, dan dunia internasional. Nilai kesetaraan gender perlu didukung oleh semua pihak, termasuk dalam lingkungan keluarga.
FUNGSI MEDIA PENYIARAN LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) RRI DALAM UPAYA MENYAMPAIKAN INFORMASI KEPADA MASYARAKAT DI KABUPATEN BIAK NUMFOR Hepi Hastuti
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 12 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v12i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi media penyiaran Lembaga Penyiaran Pubik (LPP) RRI Biak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. Teknik pengumpulan data yang digunakan seperti; observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanggapan masyarakat terhadap adanya mrdia penyiaran dalam upaya menyampaikan informasi kepada masyarakat, dengan adanya Publikasi yang dilakukan oleh pihak Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Biak melalui program-program siaran di udara sudah berjalan baik.
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PIMPINAN DAN STAF DALAM MENJALIN HUBUNGAN KERJA PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN SUPIORI Hepi Hastuti
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v14i1.79

Abstract

Komunikasi menjadi titik yang penting karena segala proses perencanaan dan perorganisasian tidak dapat dijalankan dengan baik tanpa adanya komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas Komunikasi Interpersonal Antara Pimpinan Dan Staf Dalam Menjalin Hubungan Kerja Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kabupaten supiori. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan seperti; observasi,wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektifitas Komunikasi Interpersonal Antar Pimpinan Dan Staf Dalam Menjalin Hubungan Kerja Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana kabupaten supiori cukup efektif berdasarkan lima indikator kualitas komunikasi interpersonal yaitu harus memiliki sikap keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan sikap kesetaraan.
STRATEGI KOMUNIKASI GURU DALAM MENYAMPAIKAN SARANA INFORMASI MAKNA BAHASA GAUL (BAHASA PROKEM) TERHADAP SISWA-SISWI DI SMAN 1 BIAK-KOTA Hepi Hastuti; Ramlah Ramlah
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 2 No 2 (2020): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa gaul atau bahasa prokem itu sendiri adalah ragam bahasa indonesia yang nonstran yang lazim di gunakan di berbagai daerah, pada tahun 1980-an hingga sekarang.dan belajar bahasa gaul dapat di pelajari berbagai kalangan dengan bantuan teknologi sepertinya siswa-siswi di SMAN 1 Biak-Kota. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Strategi Komunikasi Guru Dalam Menyampaikan Sarana Informasi Bahasa Gaul (Bahasa Prokem) Terhadap Siswa-Siswi di SMAN 1 Biak-Kota. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data mengguanakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Adapaun analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatid dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola mensistesikannya, mencari dan menemukan pola, menentukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang diceritakan kepada orang lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi yang di lakukan SMAN 1 Biak-kota khususnya guru dalam menyampaikan saran informasi makna bahasa gaul (bahasa prokem), hal ini dapat di katakana cukup baik terlihat dari cara tempuh oleh pihak SMAN 1 Biak-kota khususnya guru-guru SMAN 1 Biak-kota dengan menegur siswa-siswi yang sering menggunakan bahasa-bahasa gaul yang memiliki makna yang tidak bagus akan tetapi menegur dengan menggunakan kata-kata yang sopan agar siswa-siswi tidak tersinggung.
PROSES KOMUNIKASI SIMBOLIK ADAT MAS KAWIN DI KAMPUNG WAYORI DISTRIK SUPIORI BARAT KABUPATEN SUPIORI Hepi Hastuti; Muh. Ridwan Yunus; Luluk Endang Nurrokhmah; Rani Maswati
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 3 No 1 (2021): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sebagai mahluk sosial tidak dapat hidup sendiri, manusia adalah mahluk sosial yang dalam kehidupan sehari-harinya membutuhkan komunikasi atau interaksi, sejak manusia hidup di dunia berabad-abad lamanya sudah melakukan komunikasi secara simbolik, hingga saat dimana manusia sudah masuk pada era digital dimana era ini di tandai dengan komunikasi melalui tehnologi canggih, sehingga simbol interaksipun semakin beragam dan di aplikasikan dalam bentuk emoticon. Komunikasi verbal adalah adalah komunikasi yang menggunakan lisan dan tulisan, komunikasi yang menggunakan kata – kata baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.berbicara secara bertatap muka, berbicara menggunakan ponsel itu adalah komunikasi verbal sedangkan non verbal adalah adalah komunikasi melalui Gerakan dan gesture tubuh yang secara otomatis untuk mendukung percakapan secara lisan.komunikasi yang berlangsung dalam tatanan interpersonal tatap muka dialogis timbal balik dinamakan interaksi simbolis, interaksi adalah istilah sosiologis sedangkan simbolik adalah istilah komunikologiatau ilmu komunikasi. Proses interaksi yang terbentuk melibatkan pemakaian symbol-simbol Bahasa, ketentuan adat istiadat,agama dan pandangan -pandangan lain.Metode penelitian ini adalah deskriftif kualitatif dimana wawancara yang di lakukan pada informan yang terpilih karena di anggap kredibel dalam hal informasi yang bisa kita dapatkan. Dengan lokasi penelitian di kampung wayori distrik supiori barat kabupaten supiori.hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat supiori adalah masyarakat yang dominan dalam menggunakan komunikasi lisan, mereka sangat sangat baik dalam bercerita, tetapi agak kesuliant dalam menggunakan tulisan sebagai produk komunikasi, sehingga sulit di temukan cerita- cerita dalam bentuk tulisan sebagai peninggalan sejarah.
Strategi Komunikasi Dalam Pelayanan Informasi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Biak Numfor Hepi Hastuti; Rahmah Agustiani
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 4 No 1 (2022): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi komunikasi merupakan suatu kegiatan yang mutlak perlu dilakukan, baik oleh pribadi, kelompok, lembaga maupun organisasi. Strategi komunikasi juga pada hakekatnya adalah usaha yang dilakukan secara sadar dan terus - menerus serta diorganisasikan untuk memilih yang terbaik dari berbagai alternatif yang ada bagi pencapaian tujuan tertentu. Karenanya sebuah strategi harus dilakukan jauh sebelum kegiatan dilaksanakan, khususnya bagi sebuah lembaga atau organisasi, tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menggambarkan strategi komunikasi dalam pelayanan infomasi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Biak Numfor, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisi Deskriptif kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Yang dilakukan yaitu melalui baliho, spanduk, dan 1 unit mobil yang telah dilakukan. Untuk himbauan masyarakat membayar pajak, Efektivitas media prasarana yang dimiliki oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan dengan baik, yang dimiliki oleh Dinas Pendapatan yaitu mobil 1 unit untuk melakukan sosialisasi.