Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) KHARISMA KARAWANG Supriadi, Dedi; Riswana, Endang
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol 2 No 1 (2016): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/manajemen.v2i1.163

Abstract

ABSTRAKSI Penelitian ini dilaksanakan pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kharisma Karawang dengan metode penelitian yang digunakan adalah Populasi yaitu seluruh objek penelitian (Arikunto, 2002 : 108). Dalam penelitian ini populasinya berjumlah 47 orang, maka semua sampel yang kurang dari 100 dapat diambil semua sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi atau penelitian survey. Variabel penelitian dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas (independent variable) dan variabel terikat (dependent variable). Variabel bebasnya yaitu gaya kepemimpinan yang selanjutnya diberi kode X dan variabel terikatnya yaitu motivasi kerja yang selanjutnya diberi kode Y. Untuk mengetahui besarnya skor kriteria jawaban responden mengenai tingkat gaya kepemimpinan dan motivasi kerja digunakan skala parameter untuk skor terendah yaitu 47 x 1 x 15 = 705 dan skor tertinggi yaitu 47 x 5 x 15 = 3.525. Salah satu instrumen yang sering dipakai dalam penelitian ilmiah adalah angket, yang bertujuan untuk mengetahui pendapat seseorang mengenai sesuatu hal, dalam penelitian ini mengenai gaya kepemimpinan sebagai variabel bebas (idenpendent variable) dan motivasi kerja sebagai variabel terikat (dependent variable). Hasil rekapitulasi skor jawaban responden mengenai motivasi kerja pegawai STIKES Kharisma Karawang sebesar 3.382, data tersebut berada pada daerah sangat baik (2.961 – 3.525 = sangat baik), artinya tingkat motivasi kerja pegawai berada pada tingkat sangat baik. Nilai Fhitung gaya kepemimpinan (X) lebih besar dari nilai Ftabel (15,272 > 4,07) atau tingkat signifikansi F lebih kecil dari nilai alpha (0,000 < 0,05), dengan demikian bahwa variabel gaya kepemimpinan (X) berpengaruh signifikan terhadap variabel motivasi kerja (Y). Nilai thitung gaya kepemimpinan (X) lebih besar dari ttabel (3,908 > 1,6681) atau tingkat signifikansi thitung lebih kecil dari nilai alpha (0,000 < 0,05), dengan demikian bahwa terjadi penolakan H0 atau penerimaan Ha yang berarti menunjukan adanya pengaruh variabel gaya kepemimpinan (X) secara signifikan terhadap variabel motivasi kerja (Y).