Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI GURU SMA NEGERI 1 BONTOMARANNU TENTANG SISTEM KELAS TUNTAS BERKELANJUTAN DI KABUPATEN GOWA Mattewakkang, Anugrah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 1, Edisi 1, Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.2522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru SMA Negeri 1 Bontomarannu tentang Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan, apa faktor pendukung dan penghambat sistem kelas tuntas berkelanjutan dan bagaimana hasil belajar siswa dalam sistem kelas tuntas berkelanjutan.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  menggunakan triangulasi waktu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru tentang SKTB kurang mendukung, dikarenakan siswa semakin apatis dalam proses pembelajaran. Indikator SKTB pada intinya masih sama dengan sebelumnya sebab sistem ini merupakan sebuah pendekatan kepada siswa. Faktor pendukung sangat besar dari pemerintah yang menganggap tidak ada manusia yang bodoh melainkan daya tangkap manusia yang berbeda­-beda. Faktor pendukung dari kepala sekolah adalah siswa diberi kesempatan untuk terus belajar karena siswa memiliki potensi yang berbeda-beda. Karena siswa yang mampuh disetiap pembelajaran akan cepat menyelesaikan studinya dengan program ini. faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran peserta didik tentang tujuan SKTB, serta anggaran fasilitas dalam SKTB yang tinggi. Hasil belajar siswa semakin menurun dan mempengaruhi kualitas guru dalam mengajar. Secara kuantitas hasil belajar tercapai karena semua siswa tidak ada tinggal kelas tetapi segi kualitasnya prestasi siswa semakin menurun hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang ikut remedial. Kata Kunci: Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan
Sistem Pernikahan (Studi Kasus Pernikahan Endogami pada Masyarakat Jeneponto) Mattewakkang, Anugrah
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i3.24393

Abstract

Pernikahan endogami adalah pernikahan antar suku, etnis dan keluarga dalam lingkungan yang sama. Pernikahan endogami dalam lingkup keluarga merupakan pernikah antar sepupu seketurunan dalam garis keturunan yang sama atau masih memiliki hubungan keluarga dianatara keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi pernikahan endogami pada masyarakat Jeneponto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari pasangan suami istri yang menikah endogami selama lebih dari lima tahun, orang tua yang menikahkan anaknya secara endogami yang memiliki pengetahuan tentang budaya pernikahan endogami dan tokoh masyarakat yang juga sebagai pelaku endogami agar dapat mengetahui bagaimana cara mempertahankan atau melestarikan budaya endogami. Hasil penelitian ini terdapat lima faktor pernikahan endogami pada masyarakat Jeneponto yaitu faktor tradisi turun temurun, faktor perjodohan, saling mencintai dan faktor mempererat hubungan keluarga serta menjaga kemurnian keturunan. Menikah secara endogami juga memiliki manfaat yaitu menjaga harta keluarga agar tidak dimiliki oleh orang lain. Pernikahan endogami dapat mengurangi perceraian, sebab akan timbul rasa malu untuk bercerai karena istrinya adalah sepupunya sendiri.