Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL SIMETRIK

PEMANFAATAN POTENSI GEOTERMAL WKP TULEHU MELALUI PEMBANGKIT SIKLUS BINER Pellu, Deny Ismail; Hatuwe, Azmain Noor
JURNAL SIMETRIK Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v15i1.3088

Abstract

Geothermal is a new renewable energy model that comes from the bowels of the earth which is exploited using a Geothermal Power Plant (PLTP) into electrical energy. For high-temperature hot steam, it is used directly as a turbine rotation to produce electricity. The Tulehu WKP which has been explored by drilling 5 wells only produces medium-temperature fluids and is estimated to produce around 7 megawatts (MW) of electricity. One method used to increase the efficiency of PLTP is the binary cycle. The binary cycle is a geothermal fluid power generation system that is used to heat the working fluid using a heat exchanger from the liquid phase to the vapor phase which is then used to drive the turbine. Furthermore, the turbine drives the generator and is converted into electrical energy. This study aims to determine the performance of the Organic Rankine Cycle ORC using isopentane, isobutene and butane working fluids to obtain optimal performance. The method used is to use simulation with the Aspen HYSYS application to obtain good and optimal Organic Rankine Cycle (ORC) fluids. From these problems, the Tulehu Geothermal Power Plant can be built using a binary cycle, so in this study an energy analysis was carried out with the Tulehu Geothermal Power Plant binary cycle in order to produce maximum energy. By applying the binary cycle, the power generated reaches 10 MW.  Keywords: Geothermal, Binary Cycle, Energy
Studi eksperimen pengaruh penggunaan blade sistem buka tutup arah horizontal terhadap kinerja kincir angin poros vertikal Hatuwe, Azmain Noor
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i2.49

Abstract

Penelitian ini menerapkan sistem buka tutup blade arah horizontal pada kincir angin sumbu vertikal.  Ketika kincir angin berputar,  permukaan blade yang cembung bergerak berlawanan arah datang angin.  Hembusan angin yang menerpa permukaan cembung dari blade,  menghasilkan torsi yang bersifat memutar kincir pada arah berlawanan. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan gi adalah true eksperiment. Penelitian diperoleh melalui pengujian langsung pada kincir yang menjadi objek penelitian.  Kincir angin ini menggunakan blade yang berbentuk empat persegi panjang dengan permukaan rata.  Jumlah bladr yang digunakan pada saat pengujian bervariasi 2, 3 dan 4, setiap pengujian jumlah blade yang terpasang,  diberikan hembusan angin 250 cm/detik, 180 cm/detik, 112 cm/detik, 86 cm/detik dan 55 cm/detik.Hasil pembahasan data penelitian diperoleh informasi bahwa. Sistem buka tutup blade dapat memutar kincir angin poros vertical, penggunaab blade 3 buah menghasilkan daya yang lebih besar, dari daya yang dapat dihasilkan oleh 2 atau 4 buah blade, semakin besar hembusan angin meningkatkan daya yang dihasilkan dan daya maksimal untuk masing-masing penggunaan blade diproleh pada kecepatan 250 cm/detik, yaitu 2 buah blade menghasilkan daya 0,134 Watt,  3 buah blade menghasilkan 0,16 Watt,  dan 4 buah blade menghasilkan daya 0,15 Watt.
Studi Eksperimen Kinerja Oven Surya Berpermukaan Bentuk Oval Hatuwe, Azmain Noor; Wusurwut, Abdul Hadi; KELIAN, MOHAMMAD ACHMAD SOFYAN
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i1.171

Abstract

Oven surya yang menjadi objek penelitian ini, memiliki desain berupa kombinasi parabola dengan setengahselinder, sehingga permukaan sinar masuk ke dalam oven surya berbentuk oval. Oven surya ini memiliki luaspermukaan sinar matahari masuk sebesar 1.3 m2, reflektor dilapisi dengan potongan cermin, dan fokus sinarterletak pada kedalaman 36 cm dari permukaan atas. Sedangkan di bagian atas parabola diberi penutup yangterbuat dari bahan plastik transparant. Penutup ini berfungsi melindungi absorber dari udara lingkungan. Padaposisi fokus sinar pantul diletakkan kotak alumanium berwarna hitam yang berfungsi sebagai absorber danwadah pemanggangan roti. Oven surya ini didesain untuk mampu memusatkan sinar matahari pada areal yangkecil, sehingga dapat menghasilkan panas yang tinggi. Pengujian yang dilakukan untuk mengukur kinerja ovensurya menggunakan metode true eksperimen. Dimana data hasil penelitian diperoleh melalui perlakuanpengujian di laboratorium. Perolehan data tersebut selanjutnya digunakan untuk menentukan efisiensi dancooking power. Data hasil eksperimen, memberikan informasi tentang kinerja oven surya, bahwa semakinbertambahnya volume air, maka membutuhkan energi panas yang lebih banyak. Sedangkan nilai cooking powertertinggi 646 watt diperoleh dari hasil pengujian valume air sebanyak 2 liter, dan nilai efisiensi oven suryatertinggi 0,72 diperoleh dari hasil pengujian volume air sebanyak 2 liter. Oven surya ini dapat memanggang rotidengan berat adonan sebesar 1 kg, selama 55 menit.
Studi Eksperimen Kinerja Oven Pemanggang Kue Berbentuk Selinder Hatuwe, Azmain Noor
JURNAL SIMETRIK Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i1.316

Abstract

AbstrakPenghematan penggunaan bahan bakar pada Oven Tangkring, direncanakan dengan meminimalis ruang oven. Analisa teoritis menjelaskan bahwa permukaan dinding oven merupakan media, terjadinya proses perpindahan panas dari ruang bakar ke udara lingkungan atau disebut kehilangan energy (Heat lost). Bila volume ruang oven diperkecil, maka luas dinding ovenpun berkurang. Menggunakan tinggi api yang sama, diharapkan pengurangan luas dinding ini akan meningkatkan suhu ruang bakar. Sehingga untuk memanggang kue pada kondisi temperature ruang bakar yang sama dengan oven konvensional, maka perlu mengurangi tinggi api. Tindakan ini diharapkan berpengaruh pada penggunaan bahan bakar. Metode yang digunakan untuk mendapat informasi terhadap kemampuan oven selinder memanggang kue hingga matang, adalah metode true eksperimant. Data hasil penelitian diperoleh melalui perlakuan pengujian di laboratorium. Sedangkan data yang diperoleh, selanjutnya diolah dengan menggunakan metode regresi linear berganda.Pengolahan data hasil eksperimen, diperoleh informasi bahwa oven bentuk selinder memanggang 2 buah adonan roti dengan berat 750 gram/adonan, hingga matang menggunakan bahan bakar sebanyak 46 ml, memanggang 2 buah adonan kue Zebra dengan berat 1.000 gram/adonan hingga matang menggunakan bahan bakar sebanyak 113 ml, dan memanggang 2 buah adonan Tar Gula Merah dengan berat 1.000 gram/adonan hingga matang menggunakan bahan bakar sebanyak 72,6 ml, dan Memanggang 2 buah adonan kue Zebra dengan berat masing-masing 1.000 gram, oven bentuk selinder lebih hemat 53,8 ml, dibandingkan menggunakan oven bentuk kotak.