Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan hasil belajar siswa kelas III SDN 23 Ampenan pada materi perkalian mata pelajaran matematika, yang ditandai dengan kurangnya antusiasme siswa selama pembelajaran dan nilai ulangan harian yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Salah satu penyebabnya karena metode dan pendekatan pembelajaran yang konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi perkalian melalui penerapan pendekatan pembelajaran berbasis permainan (bermunajar). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket minat, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan bermunajar terbukti efektif meningkatkan baik minat maupun hasil belajar siswa. Pada siklus I, terjadi peningkatan minat dan hasil belajar, namun belum optimal. Setelah dilakukan perbaikan pada pelaksanaan siklus II, seperti variasi permainan dan pengelolaan waktu yang lebih baik, terjadi peningkatan yang signifikan. Minat siswa tampak dari antusiasme, partisipasi aktif, dan rasa senang selama pembelajaran. Sementara itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan rata-rata nilai dan persentase ketuntasan klasikal yang mencapai di atas 85%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan pendekatan bermunajar dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa Kelas III SDN 23 Ampenan pada materi perkalian secara signifikan. Oleh karena itu, disarankan agar pendekatan ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, khususnya untuk materi pembelajaran aritmatika di tingkat sekolah dasar.