Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Konsep Kontekstual Warna pada Bangunan di Kawasan Kota Tua Jakarta Thania, Bella Mareta; Purwantiasning, Ari Widyati
Arsir Vol 4, No 1 (2020): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v4i1.2321

Abstract

Konsep dalam bidang arsitektur sangat beragam, salah satunya adalah konsep arsitektur kontekstual. Arsitektur kontekstual yaitu konsep yang memperhatikan lingkungan sekitar dengan mempertahankan karakter suatu bangunan khususnya pada kawasan bersejarah. Penerapan arsitektur kontekstual sangat penting pada suatu kawasan bersejarah karena dapat mempertahankan identitas suatu kawasan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami dan mengidentifikasi penerapan prinsip arsitektur kontekstual dalam segi warna pada kawasan bersejarah.  Arsitektur kontekstual dalam segi warna memiliki dua prinsip yaitu kontras dan harmoni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode ini memiliki dua cara dalam mengumpulkan data yaitu, melakukan observasi langsung dan mengkaji data literatur yang berhubungan dengan penelitian yang akan dijelaskan secara deskriptif. Penelitian kajian konsep arsitektur kontekstual warna pada bangunan di kawasan bersejarah ini dilakukan di Kawasan Kota Tua Jakarta yang merupakan kawasan bersejarah. Pada penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman dan hasil identifikasi penerapan prinsip arsitektur kontekstual dalam segi warna pada Kawasan Kota Tua Jakarta.
KAJIAN KONSEP KONTEKSTUAL BENTUK PADA BANGUNAN DI KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG Thania, Bella Mareta; Purwantiasning, Ari Widyati
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 7 No 1 (2020): June
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v7i1a5

Abstract

Abstrak_ Desain yang kontekstual merupakan desain yang dapat diterima atau dikenali oleh masyarakat dan selaras atau harmoni dengan lingkungan sekitar. Namun kontekstualitas pada bangunan juga dapat mengenalkan bentuk baru yang selaras dengan lingkungan (dikenal dengan istilah kontras) dan desain bangunan yang sudah ada sebelumnya. Konsep kontekstual biasanya diterapkan pada kawasan-kawasan bersejarah dimana terdapat bangunan bersejarah yang masih dilestarikan. Salah satu kawasan bersejarah yang masih melestarikan nilai-nilai sejarah yaitu Kawasan Kota Lama Semarang. Bangunan sejarah yang ada pada Kawasan Kota Lama Semarang  memiliki nilai sejarah yang tinggi. Hal ini karena, bangunan bersejarah yang ada menggambarkan pengaruh budaya lain pada Kawasan Kota Lama Semarang. Pada bangunan bersejarah, konsep kontekstual dapat dilihat dari motif desain bangunan, bentuk dasar bangunan, dan nilai sejarah. Konsep kontekstual bentuk memiliki dua prinsip yaitu kontras dan harmoni. Prinsip kontekstual bentuk bangunan sangat penting penerapannya pada suatu kawasan terutama kawasan bersejarah. Hal ini dapat mempertahankan identitas kawasan, khususnya Kawasan Kota Lama Semarang yang memiliki beragam bangunan. Metode deskriptif kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Metode ini digunakan untuk menjelaskan secara deskriptif penerapan arsitektur kontekstual dalam segi bentuk bangunan melalui prinsip yang ada dengan mengetahui batasan kawasan dan jenis-jenis bangunan yang ada pada Kawasan Kota Lama Semarang. Hasil yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip arsitektur kontekstual pada bentuk bangunan bersejarah di Kawasan Kota Lama Semarang.Kata kunci : Kawasan Bersejarah; Kontekstual; Prinsip Kontekstual; Kota Lama Semarang. Abstract_ Contextual Concept is a design that can be accepted or recognized by the community and in harmony with the surrounding environment. However, contextuality in the building can introduce new forms that are in harmony with the environment (familiar with Contrast) and pre-existing building designs. Contextual Concept usually applies to the historical areas that still preserve historical values. One of the historical areas that still preserve historical values is Semarang Old City. Historical buildings that exist in Semarang Old City have a high historical value. It is because existing historic buildings illustrate the influence of other cultures in Semarang Old City. In the historical building, contextual concepts can be seen from the building design motifs, the basic form of the building, and historical value. The concept of contextual form has two principles, namely contrast, and harmony. The contextual principle of the building form is fundamental to be applied in historical areas. It can maintain the identity of the region, especially Semarang Old City which has a variety of buildings. The qualitative descriptive method was used in this study. This method was used to explain the application of contextual architecture descriptively in terms of building shapes through existing principles by knowing the boundaries of the area and types of buildings that exist in Semarang Old City. The results had been achieved from this study were to identify and provide an understanding of the contextual architectural principles of the shape of historic buildings in Semarang Old City.Keywords:  Historic District; Contextual; Contextual Principles; Semarang Old City.