Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemampuan Mengubah Kalimat Simpleks Menjadi Kalimat Kompleks Siswa di Era Pandemi Liando, Mayske Rinny
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Annaba' STIT Muhammadiyah Paciran
Publisher : STIT Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37286/ojs.v8i2.163

Abstract

This study aims to describe the ability to turn simplex sentences into complex sentences of students of SMK Negeri 1 Sonder in the pandemic era. This research was carried out at SMK Negeri 1 Sonder in class X E students majoring in marketing for the 2020/2021 academic year consisting of 20 students. The method used in this study is a qualitative descriptive method, which is intended to describe or describe existing phenomena, either natural phenomena or human engineering. The data collection techniques used in this study were observation, interviews and tests. The formula used to analyze the data in this study is a percentage table with the formula: % = n / N x 100. Based on the data management process, the results of the achievements of class X E students majoring in marketing at SMK Negeri 1 Sonder who have the ability to turn simplex sentences into complex sentences in the pandemic eraamounted to 82.75%. Based on this value, it means that class X E students of SMK Negeri 1 Sonder are able to turn simplex sentences into complex sentences in the pandemic era.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PBL PADA SISWA KELAS III SD INPRESS 1 RUMOONG ATAS Wurangian, Sartika Jefanty; Liando, Mayske Rinny; Masinambow, Danny A.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) bagi siswa kelas III SD Inpres 1 Rumoong Atas. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan empat tahapan yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas III SD Inpres 1 Rumoong Atas dengan jumlah 9 orang siswa di antaranya 7 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini bersumber dari siswa-siswi dengan guru kelas dalam proses belajar mengajar. Selain itu jenis data yang diambil menggunakan lembar penilaian guru, siswa. Dan lembar observasi. Hasil yang diperoleh saat peneliti melakukan observasi yang mencapai KKM hanya 4 orang siswa dan 5 orang siswa tidak mencapai KKM dan setelah peneliti menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Hasil yang dicapai oleh siswa pada siklus I adalah 68,88%, hasil tersebut belum mencapai standar ketuntasan belajar dan pada siklus yang II hasil yang dicapai yaitu 87,77% hasil tersebut sangat memuaskan karena telah mencapai standar ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik di kelas III SD Inpres 1 Rumoong Atas.
RELIGIUSITAS DAN DIMENSI EKOLOGIS DI BALIK MITOS BURUNG MANGUNI PADA MASYARAKAT MINAHASA Liando, Mayske Rinny
Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama) Vol 1 No 2 (2021): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jinnsa.v1i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan religiusitas dan dimensi ekologis di balik mitos burung manguni pada masyarakat Minahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut keyakinan orang Minahasa akan tanda-tanda yang diberikan burung manguni sebelum memulai suatua aktivitas semakin kuat. Secara religuis mitos burung manguni adalah tanda-tanda kehidupan masyarakat Minahasa yang dapat diyakini memberikan petunjuk yang baik. Dalam dimensi ekologi pemberdayaan ini, telah menumbuhkan kesadaran orang Minahasa untuk melestarikan habitat burung manguni dari ancaman kepunahan.