Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) Di Pondok Pesantren Dalam Meningkatkan Kemandirian Santri Raharjo, Semiono
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.676

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran pendidikan kecakapan hidup (life skills) di pondok pesantren dalam meningkatkan kemandirian santri. Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional di Indonesia, telah lama berkontribusi dalam pembentukan karakter dan kemandirian santri melalui pendekatan yang terintegrasi antara pendidikan agama dan keterampilan hidup. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh data yang mendeskripsikan tentang sistem pendidikan life skills, proses pembelajaran life skills, hasil pembelajaran life skills dalam peningkatan kemandirian yang dicapai santri di pondok pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulannya, pendidikan kecakapan hidup di pondok pesantren berfungsi sebagai fondasi penting dalam menciptakan santri yang mandiri, disiplin, dan siap berkontribusi positif dalam masyarakat, melengkapi pendidikan agama dengan keterampilan esensial untuk kehidupan masa depan.
The Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar dengan Problem Based Learning Berbasis Pendekatan Andragogi Raharjo, Semiono
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v1i1.34

Abstract

This study aims to determine whether Problem Based Learning (PBL) based on andragogy approach can improve students' activities and learning outcomes on Optical Tools material. The research was conducted using Classroom Action Research method. The research subjects were students of SMAN 1 Piyungan class XI MIPA-2 totaling 36 students. One class was subjected to action, namely learning with PBL model based on andragogy approach. Data on student learning activities were obtained from student learning activity observation sheets. The success indicator for student learning activity is at least 75% and the indicator of student learning outcome completeness individually is at least 75 and classically at least 85% students are complete. The percentage of classical completeness increased after being given action in cycle I with a score of 78, in cycle II it increased with an average score of 81, while in cycle III it increased with an average score of 88. Student learning activities have increased from cycle to the next cycle, namely 26% in cycle I, 57% in cycle II, and 96% in cycle III. With these results, it can be concluded that the PBL model based on the andragogy approach can increase students' activity and learning outcomes in class XI MIPA-2 SMAN 1 Piyungan on the material of Optical Tools.
Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Ismawati , Dwi; puspita, yenda; Raharjo, Semiono
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i1.459

Abstract

Orang tua sebagai pendidik pertama, mempunyai kewajiban membimbing, melindungi serta membesarkan anak. Keberadaan orang tua sangatlah penting, sehingga peran orang tua merupakan dasar pertama dalam pembentukan pribadi anak. Upaya tersebut dapat terwujud apabila orang tua menerapkan pola asuh yang tepat, karena pola asuh yang diberikan kepada anak akan mempengerahui pekembangan sosial-emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman orang tua yang lebih terhadap perkembangan sosial-emosional anak, agar perkembangan sosial-emosional anak berkembang baik dan diterima di lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian ini guna mengetahui pentingnya pola asuh yang dilakukan oleh orang tua beserta dampaknya terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Hasil pembahasan ini menunjukkan bahwa terdapat tiga tipe pola asuh yang diterapkan orang tua di dalam mendidik anak yaitu demokratis, otoriter dan permisif. Ketiga pola asuh tersebut memiliki dampak yang berbeda terhadap perkembangan sosial-emosional anak. perbedaan tersebut ialah pola asuh demokratis lebih banyak memiliki dampak positif, sedangkan pola asuh otoriter dan permisif lebih banyak memiliki dampak yang negatif. Sehingga disarankan agar orang tua memimbing anak dengan pola asuh demokratis
Manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di MAN 2 Kulon Progo Widyawati, Susana; Mulyono, Rahmat; Jumintono; Raharjo, Semiono
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2026): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v4i1.353

Abstract

This study analyzes the implementation of One Stop Integrated Service (PTSP) management at MAN 2 Kulon Progo, a madrasah with the Integrity Zone (ZI) and Corruption Free Area (WBK) status. This study describes the implementation of the POAC function, identifies supporting and inhibiting factors, and formulates improvement strategies. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The main data sources for this study were the madrasah principal, PTSP officers, and service users, while data analysis was conducted using the interactive model from Miles and Huberman. The results show that PTSP management has been carried out systematically, starting with thorough SOP-based planning and then executed through a clear organizational structure. This consistent and responsive service implementation is monitored through a continuous control mechanism, ensuring the achievement of quality standards. The main supporting factors include leadership commitment and ZI/WBK status, while inhibiting factors include limited digital infrastructure and human resource capacity. It was concluded that PTSP management significantly improved the quality of educational services, as evidenced by the very high level of community satisfaction (SKM), while also confirming the success of the madrasah in implementing its commitment as an Integrity Zone and Corruption Free Area.