Jebeg, Dewa Made
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI FUNGSI KOMPOSISI MELALUI PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD SISWA SMA NEGERI 1 TEGALLALANG Jebeg, Dewa Made
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 18 No 1 (2020): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.176 KB) | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v18i1.114

Abstract

Hasil belajar matematika siswa SMA Negeri 1 Tegallalang belum mencapai hasil yang memuaskan, terlihat dari rata-rata nilai ulangan harian kelas X IPA.2 pada semester ganjil hanya sebesar 66,57 masih di bawah KKM 77 dan persentase ketuntasan belajar hanyalah 25,71% dari 35 siswa yang ada. Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar tersebut adalah siswa yang kurangnya aktivitas dan kooperatif siswa dalam pembelajaran di kelas. Sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar matematika funsi komposisi siswa SMA Negeri 1 Tegallalang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian 35 siswa kelas X IPA.2 SMA Negeri 1 Tegallalang pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Penerapan pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan prestasi belajar matematika fungsi komposisi siswa X IPA.2 SMA Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2018/2019. Peningkatan prestasi belajar matematika tersebut dapat dilihat pada perolehan awal prasiklus perolehan rata-rata skor 66,57 dengan ketuntasan belajar 25,71%, meningkat pada sklus tindakan I dengan perolehan rata-rata sebesar 80,90 serta ketuntasan belajar meningkat sebesar 77,14% dan meningkat juga pada siklus II dengan perolehan rata-rata 81,07 dengan ketuntasan belajarnya meningkat sebesar 97,14% , sedangkan standar deviasi(SD) awal prasiklus sebesar 7,35, menurun pada siklus I sebesar 4,57 dan pada siklus II standar deviasi (SD) menurun sebesar 4,35.