Siswantoro, Endro
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Aktif Berbasis Inkuiri dengan Model Pencapaian Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Bertanya dan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Siswantoro, Endro
Wahana Sekolah Dasar Vol 28, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.578 KB) | DOI: 10.17977/um035v28i12020p026

Abstract

The purpose of this study is to improve the ability to ask and understand students' Mathematical concepts through the application of inquiry-based active learning with the model of concept achievement in grade VI-A SDN Sananwetan 2 Blitar City. This study uses a qualitative approach to the type of Classroom Action Research (CAR) which is carried out in 2 cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing, and reflecting. Data collection is carried out through observation, questionnaires, interviews, tests, documentation, and field notes. The subjects of this study were students of class VI A, amounting to 32 students. Analysis of the data used includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the ability to ask questions and understand mathematical concepts increased. The percentage of students who asked at the initial observation of 12.5% increased to 26.39% in the first cycle, but in the second cycle the percentage was the same as that achieved in the first cycle. The score of the student questions in the first cycle was 68.80% to 70.09 % in cycle II. Students' understanding of mathematical concepts also increased by 83.33% at the initial observation, to 86.11% in the first cycle, and 94.44% in the second cycle. So it can be concluded that active learning based on inquiry can improve the ability to ask questions and understand Mathematics concepts in students of the VIA grade SDN Sananwetan 2 Blitar City. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan bertanya dan pemahaman konsep Matematika siswa melalui penerapan pembelajaran aktif berbasis inkuiri dengan model pencapaian konsep di kelas VI-A SDN Sananwetan 2 Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, angket, wawancara, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VI A yang berjumlah 32 siswa. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan bertanya dan pemahaman konsep matematika meningkat.  Persentase jumlah siswa yang bertanya pada observasi awal sebesar 12,5% meningkat menjadi 26,39% pada siklus I, tetapi pada siklus II persentasenya sama dengan yang dicapai pada siklus I. Skor pertanyaan siswa pada siklus I 68,80% menjadi 70,09% pada siklus II. Pemahaman konsep matematika siswa juga mengalami peningkatan 83,33% pada observasi awal, menjadi 86,11% pada siklus I, dan 94,44% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran aktif  berbasis inkuiri dengan dapat meningkatkan kemampuan bertanya dan pemahaman konsep Matematika pada siswa kelas VIA  SDN Sananwetan 2 Kota Blitar.
Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VI SD Negeri Sanawetan 2 Kota Blitar Siswantoro, Endro
Jurnal Edukasi Vol. 5 No. 1: Maret 2018 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v5i1.8009

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah pada siswa SD Negeri Sananwetan 2 masih kurang sehingga perlu ditingkatkan. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah dapat dilakukan dengan menerapkan problem based learning. Kemampuan pemecahan masalah dapat diukur dengan tes. Penelitian menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dalam 2 siklus. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah bagi siswa melalui penerapan problem based learning. Penelitian dilakukan di kelas VI yang terdiri dari 20 siswa pada tahun ajaran 2017/2018. Keterlaksanaan problem based learning diukur menggunakan Lembar Keterlaksanaan Pembelajaran. Kemampuan pemecahan masalah siswa diukur menggunakan soal tes. Data-data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan terdapat peningkatan persentase keterlaksanaan problem based learning sebesar 5,6%. Kemampuan pemecahan masalah siswa juga meningkat sebesar 10,4%. Kesimpulan penelitian ini adalah problem based learning terlaksana sesuai harapan dan dapat meningkatan kemampuan pemecahan masalah pada siswa SD Negeri Sananwetan 2 Kota Blitar. Kata kunci: problem based learning, kemampuan pemecahan masalah